Ia menyebut inovasi tersebut dibuat dengan kualitas audio yang baik dan mengklaim konsep memadukan sound system dengan air purifier seperti ini belum ada di dunia.
Alat tersebut bahkan telah dibuat dan dipasang Harry Kiss untuk menguji efektivitasnya dalam menjernihkan udara di kediamannya yang berada di Tangerang Selatan.
Dalam video yang dibagikannya, pria bernama lengkap Harry Aprianto Kissowo itu memperlihatkan perangkat audio air purifier yang terbilang cukup efektif menjernihkan udara di rumahnya.
Hal tersebut ditunjukkan melalui hasil pengukuran kualitas udara sebelum dan sesudah perangkat air purifier digunakan.
Dalam penjelasan di videonya, Harry Kiss memperlihatkan perbandingan kualitas udara dari ruang tamu yang terbilang buruk mencapai 179 ppm dan kemudian berangsur membaik setelah dipasang alat audio air purifier.
"Kemarin malam jam 3 pagi itu air quality indeksnya di ruang tamu itu sekitar 179 ppm, ini parah sekali ya, gimana dengan udara di luar," katanya.
"Nah, tadi sore kita bawa air purifier bikinan kita sendiri, V8 sound air purifier, sekaligus sebagai speaker bluetooth untuk pengantar tidur. Kita ukur di ruang keluarga jam 8 malam angkanya 73-70 ppm. Ini enggak separah tadi yang sampai 179 ppm," ujarnya.
Lebih lanjut, Harry Kiss menjelaskan perangkat audio air purifier yang memiliki filter udara di keempat sisinya. Selain berfungsi sebagai penjernih udara, alat itu juga dapat digunakan sebagai speaker Bluetooth yang biasa dimanfaatkan untuk menemani waktu tidur.
"ini air purifier sekaligus sebagai speaker bluetooth untuk pengantar tidur. Alat ini spesial karena filter udaranya ada di 4 sisi," ucapnya.
"Kita taruh audio air purifier di kamar dan ternyata ini bisa mengurangi, sampai ini kita ukur kualitas udara berada di 11 ppm, setelah beberapa menit dipasang," ungkapnya.
Pengukuran dari alat pendeteksi kualitas udara (Air Quality Monitor) yang ditunjukkan Harry Kiss menunjukkan adanya perubahan kualitas udara yang berubah signifikan.
Dari sekitar 70–73 ppm di ruang keluarga, angka tersebut disebut turun hingga 11 ppm setelah alat ditempatkan dalam kamar.
Harry mengatakan angka tersebut bahkan terus menurun hingga mencapai 9 ppm hingga 2 ppm jika didekatkan pada keluaran mesin air purifier.