SketsaNusantara.id – Tato dianggap sebagai gaya hidup yang terlihat biasa dilakukan oleh kalangan selebriti.
Namun, artis cantik Kirana Larasati justru memutuskan untuk menghapus tato yang sempat menghiasi tubuhnya.
Hal ini diungkapkan oleh Kirana melalui akun Threads @kiranalarasati pada 14 Juli 2026 seperti pantauan tim SketsaNusantara.id.
Proses menghilangkan tato diakui oleh wanita berusia 39 tahun ini tidak mudah dan menimbulkan rasa sakit yang teramat sangat.
“Dari total punya 8 tato, sekarang tinggal 1. Itupun sedang proses dan tintanya warna susah. Jangan tanya sakit ga lasernya. Kayak disayat-sayat pake pisau neraka,” tulis Kirana dikutip oleh tim redaksi.
Baca Juga: Usai Bercerai dari Baim Wong, Paula Verhoeven Pamer Tato Baru Penuh Cerita untuk Sang Anak
Selain itu, biaya untuk menghilangkan tato tidak kalah fantastis dibandingkan harga membuat tato itu sendiri.
“Mahal? 40-50x lebih mahal hilanginnya. Lasernya berkali-kali. Dari mesin laser dengan teknik di Indonesia sampai di Korea. Per sesi recoverynya 10-15 hari,” lanjutnya.
Bahkan proses menghilangkan tato itu membuatnya tidak bisa menahan sakit hingga menangis.
“Beberapa dalam keadaan sadar dan menjerit menangis, beberapa disedasi karena terlalu sakit dan lama karena ukurannya ada yang besar,” imbuhnya.
Tidak tanggung-tanggung, biaya yang harus dikeluarkan juga cukup menguras kantong karena harus menguras minimal di atas Rp2 juta.
“Sekali sedasi tergantung RS dan dokternya. Kalau dokternya teman baik dan in house bisa 2,5 jutaan. Kalau di klinik mewah 8 jutaan,” ungkapnya.
Tidak hanya satu tato yang dihilangkan namun ada beberapa. Selain itu, Kirana bahkan juga pernah melakukan treatment tersebut hingga ke Korea.