SketsaNusantara.id – Momen bersejarah akhirnya dirasakan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Setelah hampir satu dekade membangun bisnis dari nol, PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) yang didirikan pasangan selebriti ini resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Jumat, 10 Juli 2026.
Langkah tersebut menjadikan RANS sebagai perusahaan hiburan berbasis kreator pertama di Indonesia yang berhasil melantai di bursa, sekaligus membuka babak baru dalam perjalanan bisnis yang berawal dari sebuah kanal YouTube keluarga.
Keberhasilan itu pun disambut haru oleh Nagita Slavina. Dalam pidatonya saat seremoni pencatatan saham perdana di Main Hall Bursa Efek Indonesia, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Nagita mengenang bagaimana perjalanan RANS dimulai dari sesuatu yang sangat sederhana.
"Saya terharu karena hari ini adalah hari ketika Indonesia dapat menunjukkan bahwa kreativitas dapat berdiri sejajar dengan sektor ekonomi strategis lainnya," kata Nagita Slavina, dikutip SketsaNusantara.id dari video pidato sambutan yang diunggah di akun Instagram @raffinagita1717.
"Kreativitas adalah modal. Kreativitas adalah aset yang kemudian berkembang menjadi perusahaan yang dipercaya masyarakat luas," ujarnya.
Dengan mata berkaca-kaca, Direktur Utama RANS Entertainment itu mengaku tidak pernah membayangkan perjalanan sederhana bersama sang suami membuat konten di media sosial akan membawa mereka menjadi perusahaan publik.
"Perjalanan RANS dimulai dari sesuatu yang sangat sederhana. Dari sebuah kamera dalam sebuah keluarga yang berbagi cerita," ucapnya.
"Saat itu, kami tidak pernah membayangkan bahwa perjalanan sederhana tersebut suatu hari akan membawa kami berada di hadapan bapak dan ibu sekalian," lanjutnya.
Artis yang akrab disapa Gigi itu juga masih mengingat masa-masa awal ketika mereka berjuang menjadi konten kreator dari nol hingga mendapatkan kepercayaan dari berbagai brand.
Kala itu, tim RANS bahkan belum mencapai 10 orang. Bersama tim kecil tersebut, mereka berusaha memperkenalkan industri kreatif melalui konten digital yang diproduksi dari garasi rumah.
"Saya ingat sekali saat pertama kali brand-brand mulai mempercayai konten-konten kami. Waktu itu tim kami belum banyak, kurang dari 10 orang dan saya harus menjajakan produk industri kreatif melalui konten-konten kami," tuturnya.
Nagita Slavina juga menyoroti perkembangan industri kreatif saat ini menjadi bukti bahwa sektor tersebut kini mampu berdiri sejajar dengan berbagai industri strategis lainnya dan turut berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian Indonesia.