SketsaNusantara.id - Penyanyi sekaligus musisi Tantri Syalindri belum lama ini mencuri perhatian publik setelah dikabarkan mengalami musibah. Belum lama ini, vokalis band Kotak itu mengaku jadi korban penipuan yang dilakukan orang terdekatnya.
Tak tanggung-tanggung, kerugian total yang ditimbulkan akibat dugaan penipuan ini mencapai Rp10 miliar. Terbaru, Tantri akhirnya mengungkap sosok teman terdekat yang diduga menjadi pelaku dalam kasus ini.
Melalui unggahan di Instagram Story pada Kamis, 25 Juni 2026, Tantri menyebut nama perempuan bernama Poppy Nupitasari sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kerugian yang dialaminya.
Dalam unggahannya, Tantri bahkan tak segan-segan mengekspos foto Poppy Nupitasari yang diduga telah menipu banyak orang, bukan hanya dirinya.
"Namanya Poppy Nupitasari. Aku enggak mau sebut dan expose muka anak-anaknya karena mereka tak berdosa sama sekali," tulisnya dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan story akun Instagram @tantrisyalindri padahari Kamis, 26 Juni 2026.
"Biarkan ibunya yang bertanggung jawab atas tindakan yang dia lakukan. Doakan aku ya teman-teman. Doakan juga untuk semua yang ikut merugi akibat ulah dia juga," tulis Tantri.
Sejak identitas Poppy diungkap ke publik, nama perempuan tersebut langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial dan memicu rasa penasaran publik.
Lantas, siapakah Poppy Nupitasari sebenarnya? Bagaimana kronologi dugaan penipuan tersebut bisa terjadi pada Tantri dan korban lainnya.
Terkait hal ini, Tantri sendiri sudah menceritakan awal mula dirinya mengenal Poppy Nupitasari sejak beberapa tahun lalu karena anak-anak mereka bersekolah di tempat yang sama.
"Aku mengenalmu sejak sekitar tahun 2021 karena anak-anak kita sekolah di tempat yang sama. Selama ini aku mengenalmu sebagai teman yang baik, kita saling bantu dan saling dukung saat ada kesulitan," tulis Tantri dalam unggahannya.
Kedekatan itu kemudian berkembang menjadi hubungan bisnis setelah Poppy menawarkan kerja sama berupa bisnis lelang dan pre-order berbagai barang.
"Tahun 2025 kamu menawarkan sebuah kerja sama yang kamu jalankan. Bisnis ini berupa modal pembelian produk. Awalnya aku ragu karena urunsan bisnis akan mempengaruhi pertemanan," tuturnya.