showbiz

Ramai Dituduh Minta Dilayani Bak Ratu, Inul Daratista Ungkap Alasan Petugas Kereta Berbicara Sambil Jongkok

Selasa, 9 Juni 2026 | 22:00 WIB
Inul Daratista. (Instagram.com/@inul.d.)

SketsaNusantara.id - Sebuah video yang menampilkan Inul Daratista saat bepergian menggunakan kereta api mewah mendadak menjadi perbincangan di media sosial. Video tersebut memicu beragam komentar setelah memperlihatkan seorang petugas kereta berbicara dengan posisi jongkok di hadapan sang pedangdut.

Potongan video itu kemudian menyebar luas dan mengundang berbagai reaksi dari warganet. Tidak sedikit yang mempertanyakan alasan petugas memberikan pelayanan dengan posisi seperti itu.

Seiring ramainya perbincangan, muncul tudingan bahwa Inul Daratista mendapatkan perlakuan khusus karena statusnya sebagai publik figur. Bahkan, sebagian netizen menilai posisi petugas tersebut mencerminkan sikap berlebihan dalam melayani penumpang.

Baca Juga: Situasi Timur Tengah Memanas, Inul Daratista Gagal Umrah meski Semua Persiapan Sudah Rampung

Menanggapi hal tersebut, Inul Daratista akhirnya memberikan penjelasan melalui akun Instagram pribadinya. Penyanyi dangdut yang dikenal dengan julukan pemilik Goyang Ngebor itu membantah berbagai tuduhan yang beredar.

Menurut Inul, posisi jongkok yang dilakukan petugas bukanlah permintaan pribadi darinya. Ia menegaskan bahwa prosedur tersebut merupakan bagian dari standar pelayanan yang diterapkan dalam layanan kereta kelas tertentu.

"Makanya naik kereta api compartment suite ini biar enggak nuduh su’udzon mulu," tulis Inul Daratista, dikutip dari akun Instagram pribadinya.

Baca Juga: Masuk Rumah Sakit! Intip Doa Harapan Inul Daratista saat Sudah Membaik dan Sembuh, Siap Boyong Mas Ivan Umrah

Penjelasan tersebut diberikan setelah sejumlah komentar menyebut dirinya seolah meminta perlakuan istimewa. Inul menilai anggapan tersebut tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya terjadi.

Ia menjelaskan bahwa aturan pelayanan tersebut dibuat oleh pihak penyedia jasa transportasi, bukan oleh dirinya sebagai penumpang. Karena itu, ia meminta publik untuk memahami konteks pelayanan yang berlaku sebelum memberikan penilaian.

Perdebatan mengenai video tersebut terus berkembang di media sosial. Sebagian pengguna internet mempertanyakan prosedur pelayanan tersebut, sementara lainnya mencoba menjelaskan bahwa layanan premium memang memiliki standar tersendiri.

Inul sendiri mengaku cukup terganggu dengan berbagai komentar yang muncul. Ia menilai banyak pihak memberikan kesimpulan tanpa mengetahui aturan yang berlaku dalam layanan yang digunakannya saat itu.

"Elu bilang karena Gue ARTIS pengecualian kalau ngomong sama gue tuh.... kudu jongkok!! Itu SOP dari KAI, bukan aku yang bikin aturan. Paham ora? Sok pinter tapi aaarrgghh," lanjutnya.

Selain memberikan klarifikasi, Inul juga menyoroti bagaimana pelayanan profesional sering kali menimbulkan salah persepsi di ruang publik. Menurutnya, standar layanan yang diterapkan kepada penumpang premium tidak seharusnya langsung dikaitkan dengan status sosial atau popularitas seseorang.

Halaman:

Tags

Terkini