showbiz

Erin Wartia Buka Suara soal Isu Blacklist Yayasan ART, Sebut Mentalnya Terpukul Akibat Hujatan

Kamis, 21 Mei 2026 | 22:00 WIB
Erin Trigina mantan istri Andre Taulany (Instagram @erintaulany)

SketsaNusantara.id - Perseteruan Erin Wartia dengan mantan asisten rumah tangganya, Herawati, masih menjadi perhatian publik. Kasus tersebut kembali ramai dibahas setelah muncul isu bahwa Erin diblacklist sejumlah yayasan penyalur ART di Jakarta.

Menanggapi kabar tersebut, Erin Wartia memberikan klarifikasi dalam konferensi pers di Jakarta Pusat pada 20 Mei 2026. Dia membantah tuduhan yang menyebut dirinya kesulitan mendapatkan asisten rumah tangga baru.

Erin mengaku hingga saat ini masih mendapat tawaran pekerja dari beberapa yayasan penyalur ART. Menurutnya, konflik dengan Herawati tidak membuat namanya masuk daftar hitam yayasan penyalur pekerja rumah tangga.

Baca Juga: Erin Taulany Bongkar Reaksi Anaknya yang Saat Tahu Foto Mereka Diupload Sang Mantan ART, Ngaku Salah Satu Putranya Murka!

“Alhamdulillah, saya enggak pernah diblacklist kok dan tidak sulit juga dapat ART baru. Tapi jujur, saya sedikit trauma.”

Dalam keterangannya, Erin menjelaskan beberapa yayasan justru kembali menghubunginya setelah kasus tersebut mencuat. Mereka disebut menawarkan tenaga ART baru untuk bekerja di rumahnya.

Erin mengatakan pihak yayasan sempat menanyakan apakah dirinya masih membutuhkan pekerja rumah tangga. Namun, dia mengaku belum siap menerima ART baru dalam waktu dekat.

Baca Juga: ART Erin Wartia Bongkar Kebiasaan Herawati di Dalam Rumah, Sebut Sering Rekam Aktivitas hingga Bikin Majikan Marah

Menurut Erin, pengalaman perseteruan dengan Herawati memberikan dampak besar dalam kehidupannya. Selain menjadi sorotan publik, dia juga merasa kondisi mentalnya terganggu akibat berbagai komentar negatif.

Dia mengaku mendapat banyak hujatan di media sosial sejak kasus tersebut ramai dibicarakan masyarakat. Erin juga menyebut keberadaan buzzer memperburuk situasi yang sedang dihadapinya.

“Saya, sangat dirugikan. Saya dihujat dan para buzzer menghina saya.”

Perempuan berusia 40 tahun itu menilai banyak masyarakat memberikan penilaian tanpa mengetahui keseluruhan fakta. Erin menyebut publik hanya melihat informasi yang beredar di media sosial.

Karena pengalaman tersebut, Erin mengaku lebih berhati-hati jika nantinya membutuhkan ART baru. Dia menyebut tidak ingin lagi menggunakan jasa yayasan penyalur pekerja rumah tangga.

Sebagai gantinya, Erin memilih mencari pekerja berdasarkan rekomendasi teman atau orang terdekat. Dia juga mempertimbangkan tenaga kerja yang sudah memiliki pengalaman sebelumnya.

Halaman:

Tags

Terkini