showbiz

Kasus Dugaan Penganiayaan ART Jadi Sorotan DPR, Erin Wartia Klaim Punya Bukti CCTV dan Minta Tak Diadili Sepihak

Kamis, 21 Mei 2026 | 21:00 WIB
Erin Taulany. (Instagram.com/@erintaulany)

SketsaNusantara.id - Kasus dugaan penganiayaan terhadap mantan asisten rumah tangga kembali menjadi perhatian publik. Perkara yang melibatkan Erin Wartia dan Herawati itu kini turut dibahas Komisi III DPR RI.

Perkembangan kasus tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Nama Erin Wartia menjadi sorotan setelah memberikan klarifikasi terkait tuduhan penganiayaan yang dilaporkan mantan ART-nya.

Dalam konferensi pers di Jakarta Pusat pada 20 Mei 2026, Erin menyampaikan keberatannya terhadap berbagai tuduhan yang diarahkan kepadanya. Dia meminta semua pihak tidak mengambil kesimpulan sebelum proses hukum selesai.

Baca Juga: Erin Taulany Bongkar Reaksi Anaknya yang Saat Tahu Foto Mereka Diupload Sang Mantan ART, Ngaku Salah Satu Putranya Murka!

Erin juga meminta anggota DPR RI bersikap netral dalam menyikapi perkara tersebut. Menurutnya, semua pihak perlu melihat fakta hukum sebelum memberikan dukungan kepada salah satu pihak.

“Jadi, mohon ya agar Ibu Rieke Diah Pitaloka dan anggota DPR lain tidak berpihak dalam kasus ini.”

Pernyataan tersebut disampaikan Erin saat memberikan klarifikasi di hadapan media. Dia meminta agar kasus yang sedang berjalan tidak diarahkan berdasarkan opini publik semata.

Baca Juga: ART Erin Wartia Bongkar Kebiasaan Herawati di Dalam Rumah, Sebut Sering Rekam Aktivitas hingga Bikin Majikan Marah

Kasus dugaan penganiayaan tersebut bermula dari laporan Herawati terhadap mantan majikannya. Herawati mengklaim mengalami tindakan kekerasan selama bekerja sebagai asisten rumah tangga.

Tuduhan tersebut kemudian berkembang luas di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat. Erin mengaku mengalami kerugian besar akibat pemberitaan dan reaksi publik terhadap kasus itu.

Selain nama baiknya menjadi sorotan, Erin juga mengaku mendapat banyak hujatan dari warganet. Dia menyebut berbagai tuduhan yang beredar telah memengaruhi kehidupan pribadinya.

Perempuan berusia 40 tahun itu juga menegaskan dirinya belum menjalani proses hukum terkait dugaan penganiayaan. Erin menyatakan tuduhan yang diarahkan kepadanya masih memerlukan pembuktian di pengadilan.

Dalam keterangannya, Erin mengaku memiliki bukti yang dapat membantah laporan Herawati. Bukti tersebut disebut berupa rekaman CCTV dari lokasi kejadian.

“Ada bukti CCTV yang bisa membuktikan bahwa pada 28 April 2026, tidak pernah terjadi penganiayaan seperti yang dituduhkan saudari Hera.”

Halaman:

Tags

Terkini