Nanda kemudian menceritakan permintaan terakhir ibundanya yang ternyata ingin dipakaikan kerudung. Namun, kondisi sang ibu semakin kritis hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir sebelum dibawa ke rumah sakit.
Sempat panik dan merasa sang ibu mulai memasuki fase terakhir hidupnya, Nanda langsung menggenggam tangan ibundanya sambil membimbing membaca zikir.
"Waktu aku ngambilin bajunya itu Mama diem aja, terus minta diambilin kerudung. Nah pas aku ambilin tiba-tiba sesak napas, kupikir udah sakaratul maut apa ya ini," ungkapnya.
"Aku genggam tangan Mama, terus bisikin 'Laa ilaaha illallah'. Aku juga doa, 'Ya Allah kalau memang sudah waktunya, mudahkanlah', nggak lama, Mama udah nggak gerak," katanya.
Di tengah suasana haru, Nanda kemudian menyampaikan permintaan maaf dan salam perpisahan kepada sang ibu untuk terakhir kalinya.
Tak lama setelah itu, Gusmawati mengembuskan napas terakhirnya bertepatan dengan berkumandangnya azan asar.
"Pas aku pastiin waktu aku panggil Mama masih respons tapi badan udah nggak berfungsi. Terus aku bilang, 'Ma, I love you, Ma. I’m sorry for all my mistakes'," ujarnya dengan suara bergetar.
"Nggak lama Mama menghembuskan nafas terakir. Alhamdulillah, semudah itu. Cukup dramatis juga karena waktu Mama menghembuskan napas terakhir itu pas banget setelahnya kedengeran azan asar," ungkapnya sambil tersenyum.
Sang kakak juga mengungkap kondisi Fedi Nuril saat pertama kali mengetahui sang ibu telah meninggal dunia. Kala itu, Fedi ternyata masih dalam perjalanan untuk menjemput ibundanya ke rumah sakit.
"Fedi waktu itu masih perjalanan, pas udah sampai rumah dia udah panik sampai nggak lepas sepatu masuk ke rumah. Sedih juga kan, dia kan lihat Mama udah terbujur kaku," ucapnya.
Keluarga kemudian langsung menghubungi dokter untuk memastikan kondisi almarhumah. Setelah dokter menyatakan Gusmawati telah meninggal dunia, tangis keluarga pun pecah.
"Pas dokter konfirmasi Mama udah nggak ada, gue sama Fedi pelukan sambil nangis. Langsung telepon kakak karena kan kita tiga bersaudara," katanya.
"Nggak cuma Fedi sama saya, kakak saya itu yang paling sedih karena dia yang ngurusin banget. Semoga kita sabar dan tabah ya," pungkasnya dengan suara bergetar menahan tangis.