SketsaNusantara.id - Perseteruan antara atau Okin dengan mantan istrinya, kembali menjadi sorotan publik. Konflik lama yang berkaitan dengan rumah di kawasan Kemang kini memasuki babak baru setelah properti tersebut dikabarkan resmi terjual senilai Rp4,1 miliar.
Penjualan rumah itu dinilai menjadi titik penting dalam penyelesaian polemik yang sempat mencuat ke ruang publik. Selama ini, aset tersebut menjadi bahan perdebatan karena disebut berkaitan dengan hak anak dan persoalan pembagian pasca perceraian keduanya.
Kuasa hukum Okin, menjelaskan bahwa kliennya tidak memperoleh keuntungan pribadi dari hasil transaksi tersebut. Menurutnya, dana dari penjualan rumah sepenuhnya digunakan untuk menyelesaikan kewajiban finansial yang masih melekat pada properti itu, serta memenuhi tanggung jawab terhadap anak-anak Okin dan Rachel.
Baca Juga: Okin Disebut Tak Ambil Sepeserpun dari Penjualan Rumah Rp4,1 Miliar, Kuasa Hukum Bongkar Rinciannya
Dalam keterangannya, Axl menegaskan bahwa seluruh nominal penjualan tidak masuk ke rekening pribadi Okin. Ia membantah keras anggapan yang beredar bahwa uang hasil penjualan rumah dipakai untuk kebutuhan pribadi sang musisi.
Dari total nilai Rp4,1 miliar, sekitar Rp1 miliar disebut digunakan untuk menutup sisa kewajiban kredit pemilikan rumah atau KPR kepada pihak bank. Setelah pelunasan tersebut, sisa dana sebesar Rp3,1 miliar diberikan kepada Rachel Vennya.
Menurut pihak Okin, dana tersebut merupakan bentuk pemenuhan tanggung jawab ayah kepada anak-anak mereka. Penyerahan uang itu disebut sudah sesuai kesepakatan dan bertujuan memastikan kebutuhan anak tetap terpenuhi.
Persoalan rumah ini sebelumnya memicu perdebatan karena muncul anggapan bahwa aset tersebut merupakan bagian dari harta bersama selama pernikahan Okin dan Rachel. Namun pihak Okin menolak klaim tersebut.
Axl menyebut rumah di Kemang secara hukum adalah milik sah Okin. Dasarnya mengacu pada akta pembagian harta yang dibuat pada tahun 2021, setelah proses perceraian. Dalam dokumen tersebut, rumah tersebut disebut jatuh menjadi hak Okin secara penuh.
Penjelasan itu sekaligus menjadi bantahan terhadap berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial. Selama beberapa waktu terakhir, nama Okin dan Rachel kembali ramai dibicarakan setelah muncul isu bahwa penjualan rumah memicu perselisihan baru.
Baca Juga: Dampak Konflik Okin dan Rachel Vennya ke Anak Jadi Sorotan, Kuasa Hukum Ingatkan Bahaya Opini Publik
Di tengah isu tersebut, publik juga menyoroti hubungan keduanya yang selama ini dikenal cukup terbuka membahas urusan keluarga. Meski telah berpisah, Okin dan Rachel masih sering menjadi perhatian karena pola pengasuhan bersama terhadap anak-anak mereka.
Kasus penjualan rumah ini memperlihatkan bahwa urusan pasca perceraian, terutama terkait aset dan tanggung jawab anak, masih menjadi hal sensitif bagi figur publik. Setiap perkembangan mudah menjadi konsumsi publik dan memicu berbagai asumsi.
Dengan adanya klarifikasi dari pihak Okin, polemik soal rumah Kemang diharapkan tidak lagi menimbulkan kesalahpahaman. Penjualan rumah senilai Rp4,1 miliar itu disebut sebagai langkah penyelesaian, bukan keuntungan pribadi.