SketsaNusantara.id – El Rumi masih terus menjadi sorotan publik usai pesta pernikahannya dengan Syifa Hadju yang berlangsung meriah beberapa waktu lalu.
Bukan hanya kehidupan rumah tangganya saat ini, masa kecil El bersama sang kakak, Al Ghazali, juga kembali ramai diperbincangkan publik di tengah memanasnya polemik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty.
Belakangan ini, media sosial dihebohkan dengan viralnya kesaksian seseorang yang mengaku sebagai mantan guru Al dan El saat masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).
Melalui unggahan Threads, mantan guru SD tersebut mengungkap masa kecil kedua putra Ahmad Dhani dan Maia Estianty itu yang dinilai penuh tekanan akibat konflik rumah tangga orang tua mereka yang kala itu menjadi konsumsi publik.
Menurut pengakuannya, Al dan El bahkan hampir setiap hari menjadi incaran awak media yang kerap datang ke sekolah. Akibatnya, kedua anak tersebut harus masuk dan keluar sekolah sembunyi-sembunyi melalui "jalan tikus" demi menghindari sorotan wartawan.
"Yang ngatain El Rumi plonga-plongo, Let's me say. Saya pernah ngajar di SD tempat anak-anak sekolah Dhani dan Maia. Kalau Dul Djaelani saya nggak kenal karena udah resign, tapi kalau Al dan El saya tahu banget," tulis akun Threads @intan_ir, dikutip SketsaNusantara.id pada hari Sabtu, 9 Mei 2026.
“Mereka masih kecil banget tapi orangtuanya ribut besar. Media tiap hari banget ada di sekolah, sampai mereka masuk dan keluar sekolah lewat 'jalan tikus',” lanjutnya.
Sosok tersebut juga mengungkap bahwa Al dan El terkadang tidak bisa berangkat sekolah ketika konflik keluarga sedang memanas.
Baca Juga: Ahmad Dhani Ungkap Alasan Absen ke Pernikahan El Rumi, Singgung Keluarga Besar dan Maia Estianty
“Kalo bapaknya lagi ‘kumat”, nggak masuk sekolah karena nggak boleh berangkat sama bapaknya,” bebernya.
Tak hanya itu, ia juga mengganggu kondisi pengasuhan Al dan El yang disebut tidak stabil di tengah konflik perceraian kedua orang tuanya.
Apalagi menurut pengakuannya, rapor sekolah kedua anak tersebut disebut tak pernah diambil langsung oleh orang tua mereka. Dengan kondisi tersebut, guru tersebut juga sempat khawatir dengan kondisi mental Al dan El.
"Rapot pun nggak pernah diambil orangtuanya langsung. Mereka nggak punya pengasuhan yang stabil. Mau pinter akademis juga kayanya susah, nggak gila aja menurut gue udah alhamdulillah," lanjut unggahan tersebut.