Melalui akun Instagram pribadinya, finalis MasterChef Indonesia season 4 sempat berpesan untuk mengurangi "drama" dengan keluarga atau pasangan.
Kejadian tersebut membuatnya semakin tegar meski membutuhkan waktu untuk pulih sepenuhnya dan ikhlas menerima keadaan ini.
Di tengah perjuangannya memulihkan kondisi, sang suami sekaligus pendamping hidup yang seharusnya bisa menjadi tempat Yulia bersandar, malah menyelamatkan dirinya.
Pengakuan Scot Humphreys membuat hati Yulia hancur untuk kedua kalinya. Curhatan pilu yang diunggah di Instagram pun menuai simpati.
Pasalnya, Yulia sempat membayangkan dirinya menua bersama sang suami yang menunjukkan harapan penuh terhadap kehidupan rumah tangga di masa depan.
"Bagian paling terserap dalam hidup adalah hanya satu hari sebelum aku mengetahui pengkhianatan keduamu, aku sedang membuat foto-foto kita berdua menggunakan AI. Saat itu, hatiku penuh harapan," tulis Yulia, dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan story di akun Instagram @yuliabaltschun pada hari Jumat, 17 April 2026.
Dalam unggahan di Instagramnya, Yulia mengunggah foto editan AI, menunjukkan harapannya memiliki kehidupan harmonis bersama sang suami hingga usia lanjut.
Yulia sempat berharap Scot bisa memperbaiki kesalahannya dan mempertahankan konstitusi dengan sang suami. Namun, harapan tersebut rasanya sudah sirna.
"Aku berpikir, 'Wow kita benar-benar bisa memperbaiki hubungan ini, meskipun sudah melalui begitu banyak hal dan cinta kita cukup kuat untuk bertahan dari semua yang telah kita rusak'. Lalu, keesokan harinya, hatiku hancur berkeping-keping," ucapnya.
"Scot, kamu adalah cinta dalam seumur hidup. Kamu tahu, tanpa ragu, bahwa aku ingin bersamamu sampai akhir hayat. Kamu menghancurkan hatiku sepenuhnya, sampai sekarang bernapas pun terasa asing, seperti ada sesuatu di dalam diriku yang bertahan, dan aku tidak tahu bagaimana cara menghentikannya. Aku tidak tahu bagaimana bisa bertahan dari rasa sakit ini,” curhatnya.
Curahan hati Yulia Baltschun membuat masyarakat khawatir. Influencer berusia 35 tahun itu bersyukur ada banyak dukungan yang diterima dari berbagai pihak yang bisa membuatnya perlahan bangkit, meski perselingkuhan suami ikut berdampak pada kondisi mentalnya.
"Terima kasih support-nya ya guys. Aku nggak bisa cerita banyak (soal perselingkuhan) karena aku bukan tipikal orang yang suka curhat di sosmed," ujarnya.
"Memang sakit dikhianatin. Buat aku, itu lebih menghancurkan mental. Waktu anak aku meninggal, meski sakit aku masih bisa makan, kalau ini aku tidak bisa jelasin. Kehilangan anak memang menderita tapi ini lebih menghancurkan jiwa begitu," tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari S ketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini