showbiz

Poligami Mulai Ditinggalkan, Insanul Fahmi Fokus Perbaiki Rumah Tangga dengan Wardatina Mawa

Kamis, 16 April 2026 | 19:30 WIB
Momen Insanul Fahmi meminta maaf. (YouTube Cumicumi )

SketsaNusantara.id - Perkembangan terbaru muncul dalam konflik rumah tangga Insanul Fahmi. Setelah sempat menjadi sorotan publik, arah sikapnya kini mengalami perubahan. Wacana poligami yang sebelumnya mencuat disebut mulai meredup.

Situasi ini terjadi setelah konflik rumah tangga yang melibatkan dirinya dan sang istri, Wardatina Mawa. Perkara tersebut sempat menjadi perhatian karena berkaitan dengan rencana poligami. Namun, kondisi terkini menunjukkan perubahan fokus.

Informasi ini disampaikan oleh kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto. Ia menjelaskan bahwa kliennya tidak lagi membahas rencana berpoligami. Fokus utama saat ini beralih pada penyelesaian persoalan yang sedang dihadapi.

Baca Juga: Isu Poligami Mencuat, Kuasa Hukum Insanul Fahmi Tegaskan Fokus Utama Selesaikan Konflik Rumah Tangga

"Yang saya tahu sih dia dalam kategori ini dia sudah tidak berbicara masalah yang namanya poligami, ya sampai detik ini ya," ujar Tommy Tri Yunanto.

Menurut keterangan tersebut, Insanul Fahmi kini lebih mengutamakan penyelesaian konflik. Proses hukum yang berjalan menjadi perhatian utama. Selain itu, penyelesaian masalah rumah tangga juga menjadi prioritas.

Tommy menyebut pihaknya menghormati setiap proses yang sedang berlangsung. Penanganan kasus yang berjalan di kepolisian tetap diikuti. Hal ini menjadi bagian dari upaya menyelesaikan persoalan secara menyeluruh.

Baca Juga: Insanul Fahmi Akui Tak Tahu Inarasati Sakit, Hubungan Lama Tak Terjalin saat Kasus Perzinaan Memanas

Di tengah situasi tersebut, hubungan antara Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa disebut lebih kondusif. Keduanya tetap menjalin komunikasi yang baik. Faktor anak menjadi alasan utama menjaga hubungan tersebut.

"Kalau Insanul dengan Mawa hubungannya masih baik ya, karena ada anak ya. Jadi kita masih lihat ini masih mengikuti saja yang kemarin dan enggak ada yang bagaimana ya, sama-sama cooling down saja lah," jelas Tommy.

Kondisi yang lebih tenang ini menjadi bagian dari dinamika yang sedang berlangsung. Kedua pihak disebut memilih menurunkan ketegangan. Komunikasi tetap dijaga dalam situasi yang ada.

Selain itu, Insanul Fahmi juga disebut memiliki keinginan untuk menyelesaikan perkara secara damai. Pendekatan kekeluargaan menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan. Proses ini dikenal sebagai restorative justice dalam penanganan perkara.

Kuasa hukum menyampaikan bahwa keinginan berdamai tetap terbuka. Namun, keputusan tersebut tidak dapat ditentukan oleh satu pihak saja. Semua pihak yang terlibat memiliki peran dalam menentukan hasil akhir.

Jika penyelesaian damai tidak tercapai, opsi lain tetap terbuka. Proses penyelesaian secara baik-baik menjadi salah satu kemungkinan. Hal ini disampaikan sebagai bagian dari perkembangan kasus yang berjalan.***

Halaman:

Tags

Terkini