Ia pun mengimbau agar masyarakat memberikan ruang dan waktu bagi Insanul untuk menyelesaikan persoalan rumah tangganya secara bijaksana. Menurutnya, setiap individu memiliki cara masing-masing dalam menghadapi konflik, termasuk dalam menentukan langkah ke depan.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa persoalan rumah tangga, terlebih yang melibatkan figur publik, kerap menjadi konsumsi luas masyarakat. Namun demikian, penyelesaiannya tetap membutuhkan privasi, ketenangan, dan pendekatan yang tidak emosional.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!