SketsaNusantara.id - Artis sekaligus DJ Dinar Candy menceritakan perihal statusnya yang kini masih sendiri alias belum memiliki pasangan.
Tampaknya, kesuksesan Dinar Candy dalam karier, keuangan, serta wajah cantik tidak lantas membuat kisah cintanya jadi mulus.
Usia Dinar Candy yang saat ini sudah memasuki 32 tahun mungkin terasa sudah cukup matang jika menikah.
Tetapi, Dinar mengaku tidak terburu-buru untuk mencari kekasih dan justru nyaman dengan status lajangnya.
Bahkan, mantan pacar Koh Apex itu meminta kepada orang-orang untuk berhenti bertanya yang ada kaitannya dengan pernikahan.
Dinar memandang bahwa perempuan yang sudah mandiri secara pekerjaan harusnya didukun kariernya, bukan didesak soal menikah.
Baca Juga: Dinar Candy Keluhkan Tangannya Bengkak saat Panen Uang Hasil Saweran, Singgung Kurang Beramal?
"Jangan ditanya masalah lajang atau jangan ditanya kapan nikah. Kalau menurut aku sih, kalau perempuan seperti aku mau bekerja terus mau buka lapangan kerja, menurut aku mendingan didukung aja deh, biarin aja dia kerja," terang Dinar Candy bernada tegas yang dikutip SketsaNusantara.id dalam tayangan di channel YouTube @Cumicumi pada Rabu, 15 April 2026.
Lebih lanjut, Dinar Candi membongkar alasannya yang masih betah melajang, dimana berkaitan dengan pengalaman asmaranya di masa lalu.
Ia mengaku sempat memiliki pasangan yang hobi mengekang, namun tidak pernah memberinya biaya atau uang.
"Ketika ada pasangan, aku udah berapa kali punya pasangan, dia melarang aku memakai baju seksi, melarang aku bergaul sama temen-temen aku, tapi dia nggak ngasih apa-apa. Jadi buat apa?" Curhatnya.
Jadi, status lajang menurut perempuan asal Bandung ini malah memberinya kebebasan yang lebih.
Hal tersebut terjadi karena dirinya bisa memakai uangnya sendiri tanpa harus meminta izin kekasih.
"Jadi aku mendingan aku single, aku punya uang, terus aku bisa berbagi sama orang yang menurut aku 'Oh ini orang butuh dibantu,' gitu. Kalau ada pasangan kan kadang-kadang si pasangan ini nggak bantuin secara ekonomi tapi dia ngelarang aku," curhat Dinar.