showbiz

Habib Jafar Unggah Momen Doa Bersama dengan Seorang Katolik Sebelum Naik Pesawat, Netizen: Malah Dikontenin

Selasa, 14 April 2026 | 17:30 WIB
Momen Habib Jafar sedang berdoa dengan seorang Katolik sebelum naik pesawat. Tuai kontroversi dari netizen. (Instagram/husein_hadar)

“Pas pesawat mau terbang, kita sama-sama berdoa, eh ternyata doanya beda. Karena ternyata dia Katolik. Seorang dokter,” sambungnya.

Setelah selesai berdoa, obrolan mereka berlanjut dan membahas tentang toleransi sebagaimana yang sering diperlihatkan oleh Habib Jafar.

“Setelah itu kita ngobrol panjang tentang toleransi. Katanya, ‘Enak kalau saling toleran, nggak canggung buat nyapa, ngobrol, dan berinteraksi dengan hangat,’” imbuhnya.

Melalui kejadian ini, Habib Jafar mendapatkan sebuah pelajaran berharga tentang kegiatan berdoa yang lebih khusyuk dilakukan jika berada di dalam kendaraan.

“Satu pelajaran lain yang saya petik, kita kadang cenderung lebih rajin dan khusyuk berdoa di pesawat atau kendaraan,” katanya.

Tidak heran karena terkadang di dalam kendaraan atau sedang di perjalanan, orang lebih merasa takut.

“Mungkin, karena di kendaraan, ada satu elemen penting doa yang sering terabaikan, yaitu rasa takut, selain harapan,” jelasnya.

Namun rasa takut tersebut jangan sampai membuat stress. Namun harus tetap berpikir positif di mana pun berada.

“Bukan takut yang negatif yang bikin kita stress, tapi takut positif yang justru bikin kita makin bertumbuh dengan rasa takut itu,” tegasnya.

Tidak disangka unggahan ini mendapatkan respon dari penumpang yang ada di dalam tersebut.

Hal itu terlihat dari komentar yang ada di kolom Instagram Habib Jafar dan langsung menuai perhatian dari netizen lain.

Kendati demikian, ada saja komentar yang menyebutkan bahwa Habib Jafar seharusnya tidak perlu membuat konten tersebut.

“Halo Pak Ustad. Saya yang berdoa bersama di foto. Salam damai dan terima kasih selalu menebarkan kehangatan. Sehat selalu Pak Ustad,” kata penumpang yang berfoto dengan Habib Jafar.

“Harusnya sih udah nggak perlu lagi si gini-gini, bukan malah dikontenin. Emang harusnya kita udah seperti itu dari zaman sebelum kemerdekaan,” timpal netizen lain.

“Cuma 1 Pak Ustad yang ini yang paling aku kagumi. Toleransinya luar biasa,” sahut akun lain.***

Halaman:

Tags

Terkini