SketsaNusantara.id - Polemik antara content creator Bigmo dan Azizah Salsha akhirnya menemukan titik terang. Setelah melalui proses panjang, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dalam sebuah pertemuan resmi.
Pertemuan tersebut berlangsung di kantor DPP Ikatan Keluarga Minang di kawasan Mulawarman, Jakarta Selatan, pada 6 Maret 2026. Momen ini menjadi penanda berakhirnya konflik yang sempat menyita perhatian publik.
Dalam pertemuan itu, masing-masing pihak hadir bersama keluarga. Bigmo datang didampingi ibunya, Putri, sementara Azizah hadir bersama kedua orangtuanya, Andre Rosiade dan Nurul Anastasia.
Melalui unggahan di media sosial, Bigmo menyampaikan rasa terima kasih atas kesediaan Azizah membuka pintu maaf. Ia juga menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi.
“Saya berterima kasih atas waktu dan kelapangan dada membuka pintu maaf untuk keluarga kami. Saya mewakili abang saya, Resbob, meminta maaf setulus-tulusnya atas kegaduhan yang dibuat abang saya,” ujarnya dikutip dari akun Instagram pribadinya, Selasa, 7 April 2026.
Ia juga menambahkan harapan agar peristiwa tersebut menjadi pembelajaran bersama. Bigmo menyinggung pentingnya penggunaan media sosial secara lebih bijak dan positif.
Baca Juga: Foto Bikini Azizah Salsha di Ramadan Tuai Sorotan, Dipuji Cantik tapi Juga Dihujani Komentar Pedas
Sebelum pertemuan berlangsung, Bigmo terlebih dahulu mengunggah video permintaan maaf kepada Azizah. Video tersebut menjadi bagian dari upaya menyelesaikan persoalan yang telah bergulir sejak tahun lalu.
Permintaan maaf tersebut kemudian mendapat tanggapan dari Azizah melalui kolom komentar. Ia menyampaikan apresiasi atas klarifikasi yang diberikan oleh Bigmo.
“Terima kasih Bigmo atas permintaan maaf dan klarifikasinya. Semoga ini menjadi pelajaran untuk kita semua agar kita bisa lebih bijak dalam bersosial media dan membuat konten,” ujarnya.
Azizah juga mengajak sesama kreator untuk menggunakan platform digital secara lebih bertanggung jawab. Ia menekankan pentingnya menghindari konten yang berpotensi menimbulkan fitnah.
Konflik antara kedua pihak bermula dari laporan yang diajukan Azizah ke Bareskrim Mabes Polri pada 12 Agustus 2025. Laporan tersebut terkait dugaan fitnah dan pencemaran nama baik.
Kasus ini mencuat setelah muncul rumor mengenai kehidupan pribadi Azizah. Isu tersebut diduga menjadi pemicu perpisahannya dengan Pratama Arhan dan ramai diperbincangkan di media sosial.