showbiz

Cicilan Fantastis Rp52 Juta per Bulan, Rumah Masa Depan Anak Rachel Vennya Jadi Sumber Konflik Baru dan Terancam Dijual

Selasa, 7 April 2026 | 10:05 WIB
Konflik Rachel Vennya dan Niko Al Hakilm alias Okin kian panas (Instagram.com/@rachelvennya, @okinpth.)

SketsaNusantara.id- Konflik antara selebgram Rachel Vennya dan mantan suaminya, Niko Al Hakim atau yang akrab disapa Okin, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian tertuju pada sebuah rumah di kawasan Kemang yang sejak awal dipersiapkan sebagai hunian masa depan anak-anak mereka.

Fakta mencengangkan terungkap bahwa rumah tersebut memiliki cicilan mencapai Rp52 juta per bulan. Angka ini dinilai fantastis dan memicu berbagai reaksi, mengingat properti tersebut bukan sekadar aset biasa, melainkan bagian dari komitmen kedua orang tua terhadap kesejahteraan anak.

Kuasa hukum Rachel, Sangun Ragahdo, menjelaskan bahwa rumah itu dibeli pada 2017 saat keduanya masih berstatus suami istri. Pembelian dilakukan melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dengan tujuan jangka panjang sebagai tempat tinggal anak-anak mereka kelak.

Baca Juga: Klarifikasi Lengkap Niko Al Hakim Soal Rumah Sengketa dengan Rachel Vennya, Begini Kronologinya

“Rumah itu memang dipersiapkan untuk masa depan anak-anak. Cicilannya sekitar Rp52 juta per bulan,” ungkap Sangun dalam keterangannya kepada media.

Namun, situasi berubah setelah perceraian keduanya pada 2021. Dalam kesepakatan awal, Okin disebut menyatakan kesediaannya untuk melanjutkan pembayaran cicilan rumah sekaligus memenuhi kewajiban nafkah anak. Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pasca perceraian.

Sayangnya, menurut pihak Rachel, realisasi komitmen itu tidak berjalan sesuai harapan. Pembayaran cicilan rumah disebut beberapa kali mengalami kendala, bahkan sempat memicu peringatan dari pihak bank. Kondisi ini dinilai menambah kompleksitas persoalan yang sebelumnya telah disepakati.

Baca Juga: Klarifikasi Okin soal Rumah Anak Dijual Usai Cerai dengan Rachel Vennya, Kronologi Lengkap hingga Salah Paham KPR Terungkap

“Masalah muncul dalam pemenuhan kewajiban, termasuk cicilan rumah yang nilainya tidak kecil,” lanjut Sangun.

Di sisi lain, Rachel juga diketahui telah mengeluarkan dana dalam jumlah besar untuk renovasi rumah tersebut. Nilainya mencapai miliaran rupiah, demi memastikan hunian itu layak dan nyaman ditempati oleh anak-anak mereka. Tidak berhenti di situ, ia kembali mengeluarkan biaya tambahan ratusan juta rupiah untuk perbaikan lanjutan setelah kondisi rumah sempat terbengkalai.

Upaya tersebut menunjukkan keseriusan Rachel dalam menjaga fungsi rumah sebagai tempat tinggal ideal bagi anak-anak. Namun, polemik semakin memanas setelah muncul kabar bahwa rumah tersebut justru berencana dijual.

Baca Juga: Polemik Rumah Anak Rachel Vennya dan Okin Memanas, Kedua Keluarga Ikut Buka Suara di Media Sosial

Rencana penjualan ini memicu pertanyaan publik, mengingat rumah tersebut sejak awal dirancang sebagai bagian dari masa depan anak-anak mereka. Pihak Rachel pun menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar sengketa aset, melainkan menyangkut tanggung jawab orang tua.

“Ini bukan hanya soal rumah, tetapi hak anak-anak. Dari awal, rumah ini memang diperuntukkan bagi mereka,” tegas Sangun.

Halaman:

Tags

Terkini