showbiz

Refleksi Herjunot Ali, Ceritakan Titik Balik Perjalanan Spiritual yang Membuatnya Belajar Agama Islam: Figuring Out is a Forever Game...

Selasa, 24 Maret 2026 | 06:30 WIB
Potret Herjunot Ali ceritakan titik balik yang menjadi awal perjalanan spiritual mempelajari agama Islam (Instagram/herjunotali.studios)

Pertanyaan tentang standar sukses dalam hidup

Pertanyaan kedua yang membuat Junot merenung adalah tentang standar kesuksesan yang sering ditentukan oleh lingkungan sekitanya. Junot mengaku sempat merasa tertekan dengan anggapan bahwa seseorang harus sukses di usia muda.

"Yang kedua adalah, pertanyaan emang gua harus sukses ya? Umur 25, katanya alau belum punya duit banyak, mobil mewah, kerjaan hebat, berarti gua gagal dong?” katanya.

Aktor berusia 40 tahun itu mulai menyadari bahwa ukuran sukses yang selama ini diyakini belum tentu benar. Tekanan sosial membuat banyak orang merasa gagal, padahal setiap orang memiliki jalan hidup yang berbeda.

Dari pertanyaan itu, Junot mulai melihat hidup dengan sudut pandang yang lebih dalam. Tidak hanya soal materi, tetapi juga soal makna hidup yang selama ini jarang dipikirkan banyak orang.

Mempertanyakan realitas hidup dan informasi

Pertanyaan ketiga yang menjadi titik perubahan bagi Junot adalah tentang realitas hidup. Ia mengaku sering merasa cemas ketika membaca berita atau melihat berbagai informasi, dan mempertanyakan kenapa rasa takut muncul.

"Terakhir adalah, is everything real? Kalau gua baca berita dan gua takut akan informasi itu, siapa yang diuntungkan?" ucapnya.

"Sistem ini bilang bahwa hidup itu masalah mencari kebahagiaan dan uang adalah obatnya. Who told you that lie?" ungkapnya.

Pertanyaan tersebut membuatnya mulai berpikir bahwa hidup tidak hanya tentang mengejar uang atau kebahagiaan dunia, tetapi juga tentang memahami diri dan hubungan dengan Tuhan.

Perjalanan spiritual yang masih terus berjalan

Junot menegaskan bahwa perjalanan spiritualnya masih belum selesai sampai di sini. Ia mengaku sampai sekarang masih terus mencari dan belajar tentang agama dalam mencari jati diri serta mendekatkan diri pada Tuhan.

"Well, itu adalah tiga pertanyaan di mana gua memulai spiritual journey gua. Dan sampai sekarang pun gua masih mencari, cause figuring out is forever again. Lu pernah gak nanya pertanyaan yang sama?" katanya.

Pengakuan Junot tersebut mendapat banyak respons dari warganet. Banyak yang merasa relate dengan apa yang ia sampaikan, terutama soal pencarian makna hidup dan keyakinan.

Kisah ini juga menjadi pengingat bahwa perjalanan memahami agama dan proses mendekatkan diri Tuhan bisa berbeda bagi setiap orang. Pencarian itu tidak selalu mudah dan disadari datang sejak awal, tetapi bisa muncul dari proses panjang penuh pertanyaan.***

Halaman:

Tags

Terkini