SketsaNusantara.id - Perbincangan mengenai dugaan perselingkuhan yang menyeret nama suami Maissy Pramaisshela masih terus menjadi topik hangat di media sosial. Kali ini, perhatian publik tertuju pada pengakuan yang disampaikan oleh konten kreator Hariyo Ardhito yang disebut sebagai kekasih dari Cindy Rizap.
Nama Cindy Rizap sebelumnya ramai diperbincangkan setelah muncul dugaan hubungan khusus dengan Riky Febriansyah Saleh, yang merupakan suami Maissy. Isu tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan sejumlah rekan dokter yang mengaku mengenal situasi tersebut.
Beberapa unggahan di media sosial menyebut bahwa hubungan antara Riky dan Cindy terungkap dari cerita yang beredar di kalangan tenaga medis. Informasi tersebut kemudian menyebar luas dan memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet.
Di tengah ramainya perbincangan tersebut, pengakuan dari Hariyo Ardhito justru semakin membuat isu ini menjadi viral. Melalui unggahan video di akun TikTok miliknya, ia secara singkat menyatakan bahwa Cindy telah mengkhianatinya.
Dalam video tersebut, Hariyo menuliskan kalimat singkat yang langsung menarik perhatian pengguna media sosial.
“She cheated,” tulisnya dilansir SketsaNusantara.id dalam video yang diunggah melalui Tiktok @hariyoaa.
Unggahan tersebut kemudian dibanjiri komentar dari warganet yang mencoba mencari penjelasan lebih lanjut mengenai situasi yang terjadi. Dalam salah satu komentar, Hariyo mengungkap bahwa hubungannya dengan Cindy sebenarnya telah berlangsung cukup lama.
Ia menyebut bahwa hubungan mereka sudah berjalan sekitar tujuh tahun sebelum akhirnya berakhir. Bahkan, menurut pengakuannya, hubungan tersebut berakhir hanya dua hari sebelum isu perselingkuhan menjadi viral di media sosial.
Hariyo juga mengungkapkan kekecewaannya terkait informasi yang diterimanya mengenai perjalanan Cindy ke Jepang. Menurutnya, Cindy sempat mengatakan bahwa perjalanan tersebut dilakukan untuk keperluan pendidikan.
Namun belakangan, ia mengetahui bahwa perjalanan itu diduga memiliki tujuan lain. Situasi tersebut membuat Hariyo merasa bahwa kepercayaannya telah disalahgunakan.
Dalam salah satu balasan komentar, ia menuliskan kalimat yang seolah menggambarkan perasaannya setelah mengetahui situasi yang sebenarnya.