SketsaNusantara.id - Selalu menebar kebaikan semasa hidup, tak banyak yang tahu ternyata Vidi Aldiano rajin sedekah bahkan ikut bantu warga Palestina yang terdampak konflik.
Kebaikan Vidi Aldiano dan keluarganya terungkap belakangan ini setelah pelantun lagu "Nuansa Bening" itu menghembuskan nafas terakhir di usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal yang didertitanya sejak 2019.
Tak hanya melalui karya-karyanya di dunia musik, musisi yang selama ini dijuluki "duta persahabatan" itu juga dikenang sebagai sosok yang memiliki kepedulian besar terhadap isu kemanusiaan.
Kitabisa, sebagai salah satu platform penggalangan dana online terbesar di Indonesia mengungkapkan bahwa Vidi Aldiano rajin berdonasi semasa hidupnya.
Suami Sheila Dara itu diam-diam sering menafkahkan hartanya dengan bersedekah untuk membantu sesama.
"Berbagai cara Vidi lakukan untuk bisa bantu banyak orang. Diam-diam dia sering berdonasi ke berbagai galang dana yang dibuat teman-temannya sebagai bentuk support," tulis akun Instagram @kitabisacom, dikutip SketsaNusantara.id pada hari Senin, 9 Maret 2026.
Dalam unggahannya, Kitabisa juga memperlihatkan bukti donasi Vidi dalam berbagai galang dana, mulai dari bantu pengobatan pasien COVID-19 hingga bantu anak pelajar SD yang terancam putus sekolah.
"Kitabisa sangat terhormat bisa ikut menemani Vidi berbagi kebaikan lewat galang dananya. Kebaikabmu di dunia akan kami kenang selamanya," ucap Kitabisa.
Tak hanya itu, Vidi juga ikut terlibat dalam misi bantuan untuk rakyat Palestina, khususnya terkait pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza.
Selama bertahun-tahun, Vidi menggunakan pengaruhnya sebagai figur publik untuk membantu meningkatkan perhatian masyarakat Indonesia terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina.
Suami Sheila Dara itu kerap terlibat dalam berbagai kegiatan penggalangan dukungan dan donasi yang bertujuan membantu fasilitas kesehatan bagi warga Gaza yang terdampak konflik berkepanjangan di Timur Tengah.
Keterlibatan Vidi dalam isu kemanusiaan ini juga tidak lepas dari pengaruh keluarga, terutama sang ayah, Harry Aprianto Kissowo, yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.