SketsaNusantara.id - Suasana khidmat dan penuh doa mengiringi prosesi pemakaman Vidi Aldiano di tengah guyuran hujan di pemakaman Tanah Kusir.
Di antara kerumunan pelayat yang terdiri dari rekan artis dan sahabat, tampak Habib Ja’far hadir untuk memberikan penghormatan terakhir serta penguatan spiritual bagi keluarga yang ditinggalkan.
Menurutnya Vidi meninggal pada hari terbaik, yakni pada bulan Ramadhan dan pada hari diturunkannya Al-Qur'an yakni Nuzulul Qur'an pada 17 Ramadhan.
"Vidi Aldiano (meninggal dunia) dalam keadaan terbaik karena di hari dan bulan terbaik yaitu bulan suci Ramadhan dan hari diturunkannya Al-Qur'an yaitu Nuzulul Qur'an 17 Ramadhan," ungkap Habib Ja'far dikutip dari kanal YouTube Cumicumi.
Menurut Habib Ja'far yang selama ini dikenal dekat dengan almarhum Vidi Aldiano, hari kepergiannya merupakan sebuah pertanda.
Bahwa Vidi kini telah kembali kepada Allah SWT bersamaan dengan Al-Qur'an yang ia baca di bulannya Al-Qur'an.
"Kepergiannya disaksikan oleh banyak orang, artinya dia orang baik, setidaknya 40 orang bersaksi insyaallah menurut Nabi Muhammad ia akan menghuni surganya Allah," imbuhnya.
Di mata sahabat, Vidi merupakan sosok yang baik dan selalu menebar kebaikan diantara para sahabat-sahabatnya.
"Sakit itu penggugur dosa sehingga beliau yang sudah tahu sakit tapi tidak pernah mengeluh, menjalani secara ikhlas dan justru semakin banyak ibadahnya makan insyaallah 6 tahun sakit akan menggugurkan dosa-dosa beliau," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Habib Ja’far menyampaikan pesan menyentuh mengenai perjalanan panjang Vidi melawan penyakit kanker ginjal yang dideritanya sejak tahun 2019 silam.
Habib Ja’far mengungkapkan kekagumannya atas ketegaran Vidi selama enam tahun terakhir.
Menurutnya, kesabaran seorang hamba dalam menghadapi ujian sakit yang berkepanjangan seperti Vidi memiliki kedudukan yang mulia di sisi Tuhan.***