“Gue punya sedikit cerita dengan Vidi. Gue baru kenal Almarhum beberapa tahun ini saja. Tapi tiba-tiba jadi seolah sangat dekat. Dan dekatnya itu karena Tuhan,” tulis Habib Ja’far dikutip oleh tim redaksi.
Tidak hanya itu, Vidi juga memperkenalkan Habib Ja’far kepada keluarganya dan berlanjut dengan membuat kajian rutin di rumah.
“Dia tiba-tiba ngenalin gue ke keluarganya untuk belajar bersama soal keislaman. Lalu bikin kajian di rumahnya bersama teman-temannya,” lanjutnya.
Menurut Habib Ja’far, Vidi acapkali menanyakan soal agama kepadanya. Apalagi ketika Vidi sakit dan mulai kesulitan untuk menjalankan ibadah.
“Dan aktif chat gue nanya soal agama. Hingga akhir hayatnya masih sering nanya gimana cara agar dia bisa tetap maksimal ibadah di tengah sakitnya,” kenangnya.
Melihat tekad dan keinginan Vidi tersebut, Habib Ja’far percaya bahwa Tuhan sedang rindu dengan Vidi.
“Dia sadar sekali kalau sakit itu tanda Tuhan rindu dan ingin kita kembali pada-Nya dengan ibadah,” ungkapnya.
Namun di tengah semangat beribadahnya, Vidi dipanggil oleh Yang Maha Kuasa setelah 6 tahun melawan penyakitnya.
“Innalillah Vidi. Alhamdulillah sudah nggak sakit lagi,” ujarnya.
Habib Ja’far juga berkata jika Vidi dipanggil ketika dosa-dosanya sudah berguguran karena sakit yang menimpanya.
“Kita semua cinta dia. Tapi Tuhan jauh lebih cinta. Ia dipanggil saat dosanya sudah berguguran karena sakitnya dan dirinya semakin dekat dengan-Nya dengan ibadah-ibadahnya,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!