Transformasi tersebut mulai terlihat jelas ketika ia merilis album Lexicon pada 2019. Dalam berbagai wawancara, Isyana mengungkapkan bahwa perubahan tersebut merupakan bagian dari proses eksplorasi musikalitasnya sebagai seorang seniman.
Ia ingin keluar dari zona nyaman dan mengekspresikan sisi kreatif yang selama ini belum sepenuhnya ditampilkan dalam karya-karyanya sebelumnya.
Langkah tersebut memang membuat warna musik Isyana menjadi lebih kompleks, baik dari sisi komposisi maupun konsep visual yang menyertainya. Namun bagi sebagian penggemar, perubahan tersebut justru dianggap sebagai bukti kedewasaan artistik Isyana sebagai musisi.
Meski menuai kontroversi di dunia maya, dukungan terhadap Isyana juga terus mengalir dari para penggemarnya yang menilai karya tersebut sebagai bentuk kebebasan berekspresi dalam seni musik.
Hingga kini, Isyana sendiri belum memberikan pernyataan langsung terkait tuduhan yang beredar. Namun melalui respons sang suami, publik diingatkan bahwa perbedaan penafsiran terhadap karya seni seharusnya tidak berujung pada tuduhan yang dapat merugikan pihak lain.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!