SketsaNusantara.id – Selama bulan suci Ramadhan 2026, Herjunot Ali kembali menyapa publik lewat unggahan reflektif di media sosialnya.
Aktor yang akrab disapa Junot itu belakangan ini kerap membagikan sudut pandangnya tentang kehidupan, termasuk soal menikmati kesendirian.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya belum lama ini, Junot tampak bersiap berbuka puasa seorang diri. Momen yang bagi sebagian orang terasa sepi itu justru ia jalani dengan penuh ketenangan.
"Kita buka puasa dulu. Angkat tangan di sini, siapa yang sering buka puasa sendirian? Toss! Gue salah satunya," ucapnya dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di akun Instagram @herjunotali.studio pada hari Jumat, 27 Februari 2026.
Junot tentu mengakui ada rasa rindu untuk berbuka puasa bersama keluarga atau menjalani ibadah bersama pasangan di bulan Ramadhan. Namun, ia juga menyadari bahwa kesendiriannya saat ini membawa satu hal penting dalam perjalanan hidupnya.
"Kalau lo tanya, Bang kangen nggak sih buka puasa bareng keluarga? Bareng pacar? Jawabannya, ya kangen lah," ujarnya.
"Tapi satu hal yang gue sadarin, semakin lo nyaman, terbiasa sama diri lo sendiri, semakin banyak lo nemuin jawaban dari setiap pertanyaan,” tuturnya.
Bintang film "5 cm" itu menyoroti kebiasaan banyak orang yang terlalu sering mencari jawaban instan dari luar diri, baik dari omongan orang lain maupun dari internet.
Menurutnya, terlalu bergantung pada opini eksternal justru bisa memicu kebingungan dan kesendirian saat ini bisa membantu proses berdamai dengan diri sendiri.
Junot mengingatkan bahwa setiap manusia telah dianugerahi akal dan pikiran untuk berdialog dengan dirinya sendiri. Ia percaya, kedamaian sejati lahir dari proses mengenal dan menerima diri dengan baik tanpa ada penghakiman dari orang lain.
"Lo sadar nggak sih, kita terlalu sering nyari jawaban instan dari hal-hal eksternal? Akhirnya yang kita dapet malah chaos. Kata si ini begitu, kata internet begini, kata tok-tok begitu," ujarnya.
"Padahal kita lupa, Tuhan kasih kita akal dan pikiran supaya kita sering-sering komunikasi sama diri kita sendiri. Dan itu yang paling penting," katanya.