showbiz

Heboh Kedekatannya dengan Ardhito Pramono, Terungkap Kisah Mualaf Davina Karamoy

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:00 WIB
Perjalanan hijrah Davina Karamoy, mualaf karena keajaiban surah Al-Isra (Instagram.com/@davinaakaramoy)

SketsaNusantara.id - Kisah mualaf Davina Karamoy kembali mencuri perhatian publik. Cerita perjalanan spiritualnya ramai diperbincangkan seiring viralnya hubungan asmara dengan musisi Ardhito Pramono.

Sorotan terhadap Davina tak hanya datang dari sisi karier dan kehidupan pribadinya. Latar belakang keluarga dan keputusan besarnya memeluk Islam turut menjadi perhatian warganet.

Davina lahir dalam keluarga dengan latar agama berbeda. Ayahnya, Yesky Karamoy, berdarah Manado dan menganut agama Kristen. Sementara sang ibu, Esther Novita, berasal dari Tasikmalaya dan beragama Islam.

Baca Juga: 4 Kontroversi Ardhito Pramono yang Kini Bikin Geger Pasca Go Public dengan Davina Karamoy, Pernah Diserang Fans K-Pop?

Perbedaan keyakinan itu menjadi bagian dari keseharian Davina sejak kecil. Namun, pada 2019, ia memutuskan untuk memeluk Islam. Saat itu, Davina masih berusia 17 tahun.

Menariknya, Davina menjadi orang terakhir dalam keluarganya yang menjadi mualaf. Sang ibu, dua kakak laki-laki, dan dua adik perempuannya telah lebih dulu memeluk Islam.

“Jadi mama, dua kakak laki-laki, dan dua adik perempuanku sudah lebih dahulu menjadi mualaf. Aku yang terakhir masuk Islam,” ujarnya dalam kanal YouTube RANS Entertainment pada 4 Agustus 2024.

Baca Juga: Siapa Saja Mantan Davina Karamoy? Inilah 2 Pria yang Dirumorkan Dekat dengan Sang Aktris Sebelum Diduga Bersama Ardhito Pramono

Keputusan besar tersebut tidak datang secara tiba-tiba. Davina mengaku mengalami sejumlah peristiwa yang membuatnya semakin yakin untuk memeluk Islam.

Pertanda pertama datang saat dirinya sedang sakit. Kala itu, ia membaca Surah Al-Isra ayat 44 hingga 46 dalam versi latin karena belum bisa mengaji.

“Agamaku saat itu kan masih Kristen. Belum bisa ngaji juga. Jadi aku baca versi latinnya. Selesai baca, aku langsung sehat. Dari situ sih awalnya,” katanya.

Pengalaman tersebut menjadi titik awal ketertarikannya mendalami Islam. Davina kemudian mulai belajar salat dan berwudhu dari adiknya.

Saat membasuh kepala, ia mendapati banyak batu kerikil di tangannya. Peristiwa itu membuatnya terdiam sejenak sebelum melanjutkan wudhu dan salat.

Pertanda ketiga muncul ketika Davina mencoba mengamalkan surat-surat pendek dalam Alquran. Ia membaca Al-Falaq, An-Nas, dan Al-Fatihah secara rutin.

Halaman:

Tags

Terkini