5. Buket Mawar Biru yang Sarat Makna
Tak hanya gaun dan riasan, buket bunga yang dibawa Ayushita juga ikut menarik perhatian. Ia memilih buket mawar biru yang estetik dengan sentuhan daun hijau segar dan berbeda dari buket pengantin pada umumnya.
Secara simbolis, mawar biru melambangkan keunikan, atau pencapaian hal-hal yang tampak mustahil. Karena tidak tumbuh secara alami, bunga mawar biru cukup susah ditemui yang juga merepresentasikan harapan, keajaiban, cinta yang mendalam, serta kepercayaan.
Mawar biru kerap dimaknai sebagai simbol hubungan istimewa dan layak dirayakan, sekaligus penghormatan terhadap keindahannya yang menawan dan maknanya yang sarat akan harapan.
Pemilihan bunga dalam momen pernikahan ini melambangkan keinginan untuk membangun hubungan jangka panjang dengan membangun komitmen dan kepercayaan serta komunikasi positif dengan pasangan.
Pilihan buket ini seolah menjadi simbol perjalanan cinta Ayushita dan Gerald yang tenang, unik, dan penuh makna. Buket ini juga senada dengan sepatu warna biru yang dikenakan Ayushita dalam perayaan hari pernikahannya.
Pernikahan Ayushita dan Gerald Situmorang memang digelar secara sederhana dan tertutup. Namun di balik kesederhanaannya, tersimpan detail-detail yang sarat makna emosional dan simbolis.
Dari busana serba putih, perhiasan warisan keluarga, hingga buket mawar biru yang penuh filosofi, momen sakral tersebut terasa personal dan hangat, seperti kisah cinta mereka yang tumbuh tanpa banyak sorotan, namun berujung bahagia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini