showbiz

Sederet Kontroversi Prilly Latuconsina: dari Polemik Cewek Independen hingga Gimmick Open to Work LinkedIn yang Menuai Pro Kontra

Rabu, 4 Februari 2026 | 15:00 WIB
Potret Prilly Latuconsina yang kembali ramai disorot imbas pasang status open to work di Linkedin dan dianggap cuma gimmick marketing (Instagram/prillylatuconsina96)

Perkataannya tersebut dinilai kasar oleh sebagian pihak. Publik bahkan menyamakan Prilly dengan Gus Miftah yang kerap melontarkan kata-kata tak pantas di hadapan publik.

5. Gimmick Open to Work LinkedIn

Terbaru, Prilly jadi bulan-bulanan warganet usai mengaktifkan fitur 'open to work" di LinkedIn yang diduga cuma sekedar gimmick, sebagai bagian dari promosi produk pasta gigi Sensodyne.

Aksi ini dinilai warganet sebagai gimmick marketing yang tidak sensitif terhadap kondisi banyak pencari kerja di Indonesia.

Prilly telah menyampaikan permintaan maaf sekaligus memberikan klarifikasi. Namun, sikapnya yang dinilai abu-abu justru membuat publik terus melontarkan kritik.

Kekasih Omara Esteghlal itu bahkan dilabeli "pick me girl" yang haus validasi. Banyaknya tawaran dari berbagai pihak seolah menunjukkan bahwa Prilly lebih unggul dan punya privilege, mengingat ia dikenal sebagai aktris yang punya jutaan followers di Instagram.

Baca Juga: Prilly Latuconsina Disamakan dengan Gus Miftah Efek Nyindir dan Berkata Kasar ke Keluarga Aliando Syarief

Namun, Prilly menekankan bahwa unggahannya tersebut tak bermaksud untuk menyakiti siapapun.

"Sejak awal aku tidak pernah berniat untuk bersikap tidak sensitif, apalagi tidak empati terhadap situasi yang sedang banyak dihadapi orang-orang saat ini," ujar Prilly dalam  video yang diunggah di akun Instagram @prillylatuconsina96 pada hari Selasa, 3 Februari 2026.

"Aku sadar posisiku dan pengalaman hidupku tidak sama dengan semua orang, dan aku mengerti kenapa hal ini bisa terasa menyakitkan bagi sebagian pihak," sambungnya.

Prilly juga tak pernah berniat untuk mengecilkan perjuangan para pencari kerja yang juga mencari peluang lewat platform LinkedIn. Namun, Prilly menyadari soal priviledge yang dimiliki sebagai figur publik.

"Aku minta maaf dengan tulus. Kalau apa yang terjadi menimbulkan rasa nggak nyaman atau kesalahpahaman, itu sama sekali bukan hal yang ingin aku ciptakan," ucapnya.

"Ini bukan dimaksudkan untuk mengambil kesempatan siapa pun, tapi sebagai bagian dari proses belajarku dan upayaku untuk terus bertumbuh," pungkasnya.

Berkaca dari kejadian ini, Prilly mengungkapkan penyesalannya berusaha untuk lebih berhati-hati dalam menentukan sikap untuk tidak kembali melakukan kesalahan yang sama.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini