Dalam unggahannya, Irfan menekankan bahwa ia tak mendukung segala bentuk penelantaran terhadap anak. Ia juga menekankan posisinya sebagai seorang ayah yang memahami pentingnya tanggung jawab orang tua.
"Dengar ya, jika ibu tidak mengurus anaknya, itu salah. Begitu pun, jika ada komunikasi yang kurang baik antara ibu dan anak, anak dan ibu, itu juga salah," ujar Irfan.
"Gue ini ada seorang anak, gue juga seorang bapak, seperti itu. Jadi, gue tidak membenarkan itu semuanya," tandasnya.
Irfan kini sudah mengetahui penjelasan dari kedua pihak. Ia kembali menekankan bahwa dirinya tidak berpihak pada siapa pun baik dari pihak Ressa mapupun dari pihak Denada.
"Gue melihat pengakuan Ressa dari podcast itu, gue pun menerima cerita dari pihak Denada yang belum bisa disebarluaskan, dan saya tidak berpihak kepada salah satu pun," tegasnya.
"Karena menurut saya, apa yang disampaikan oleh Denada, apa yang disampaikan oleh Resa, itu hak mereka untuk bersuara Apakah yang disampaikan itu benar? Tidak pernah ada yang tahu," tuturnya.
Suami Della Sabrina ini juga bersyukur setelah mendengar kabar Denada yang sudah memberikan pengakuan terhadap Ressa. Ia juga sudah mendengar statement dari kuasa hukum Denada yang selama ini sudah bertanggung jawab penuh terhadap Ressa.
"Pagi hari ini gue buka berita, ternyata katanya pihak kuasa hukum Denada sudah memberikan penjelasan. Denada mengaku bahwa Ressa adalah anaknya. Ya, Alhamdulillah," kata Irfan.
"Denada itu katanya tidak pernah tidak mengakui Resa sebagai anak ini, bahkan dibiayai, difasilitasi, disekolahkan. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik komunikasi dan hubungan yang baik antara ibu dan anak, begitu pun sebaliknya," imbuhnya.
Melalui video klarifikasinya ini, Irfan juga menyampaikan permintaan maaf. Ia berharap tak ada lagi kesalahpahaman dan berharap tak ada pihak lain yang memanfaatkan momen ini untuk kepentingan pribadi.
"Jika statement saya dianggap mengecewakan, saya mohon maaf. Tapi sebetulnya tidak seperti itu kejadiannya. Masalah waktu yang diputarbalikkan framing akhirnya membuat kesannya saya mendukung salah satu pihak," tuturnya.
"Saya adalah host talk show. Saya tidak boleh berpihak kepada salah satu narasumber. Saya harus netral, dan saya pun melakukan hal itu sampai titik ini," terangnya.
"Saya jarang membuat video klarifikasi seperti ini. Tapi tampaknya sekarang saatnya saya harus membuat ini supaya tidak terjadi fitnah pada saya. Oke, Mudah-mudahan kasus ini cepat selesai," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini