SketsaNusantara.id - Kabar mengejutkan datang dari model ternama Manohara Odelia Pinot. Bersamaan dengan ramainya buku Broken Strings yang menceritakan kejdian child grooming yang dialami Aurelie Moeremans, Manohara mengungkap pengalaman serupa yang pernah dialaminya.
Seperti dilansir dari akun Instagram @manodelia, Manohara menolak keras disebut dirinya mantan istri dari Pangeran Kelantan.
Diceritakan Manohara bahwa saat kejadian tersebut, ia masih berusia 15 tahun, sementara Pangeran Kelantan yang menikahinya telah berusia 30 tahun.
“Saya berumur 15 tahun. Tidak ada kencan, tidak ada hubungan, dan tidak ada persetujuan. Apa yang terjadi adalah paksaan," tulisnya.
Manohara menyebut bahwa kejadian pernikahannya dengan Pengeran Kelantan itu adalah bagian dari kekerasan seksual.
"Ketika seseorang menjadi korban pelecehan seksual, kami tidak menyebut mereka sebagai mantan pacar pelaku, kami tidak membingkai kekerasan seksual sebagai suatu hubungan,"
"Kami tidak mengubah pelecehan menjadi cerita yang didasari pada persetujuan. Logika yang sama berlaku di sini," imbuhnya.
Selama menyandang status istri Pangeran Kelantan, dikatakan Manohara, bahwa tidak pernah ada hubungan setara, persetujuan, maupun relasi sebagaimana dimaknai dalam pernikahan.
Menurutnya, menyebut Manohara adalah mantan istri Pangeran Kelantan atau sebaliknya termasuk dalam upaya pengaburan fakta bahwa dirinya adalah korban.
“Menyebut korban sebagai mantan pasangan dari orang yang menyakitinya tidak akurat dan mengalihkan perhatian dari kerugian yang dialami seorang anak,” tegasnya.
Unggahan Manohara ini lantas ramai menuai beragam tanggapan, salah satunya datang dari akun aisvah nadawi.