SketsaNusantara.id - Dunia hiburan Tanah Air kembali dihadapkan pada konflik serius yang melibatkan penyanyi cilik Farel Prayoga.
Di awal 2026, publik dikejutkan oleh mencuatnya konflik internal antara ayah kandung Farel, Pak Joko Suyoto, dengan pihak manajemen yang saat ini dipimpin oleh Rais Simson dan Om Rais.
Perselisihan tersebut berpusat pada isu transparansi pendapatan Farel yang disebut-sebut telah mencapai angka fantastis, yakni Rp10 miliar.
Baca Juga: Disebut Lebih Dekat dengan Anak Temannya Daripada Keponakannya, Fuji: Netizen Repoooott!
Konflik ini tidak hanya menyita perhatian publik karena nominal yang besar, tetapi juga karena menyangkut masa depan dan kesehatan mental seorang anak yang masih berada di bawah umur.
Farel Prayoga, yang dikenal luas lewat lagu “Ojo Dibandingke”, kini berada di tengah pusaran persoalan keluarga dan profesional yang kian memanas.
Dilansir SketsaNusantara.id dari pernyataan yang beredar luas di akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall, Pak Joko Suyoto mengungkapkan kekecewaannya terhadap manajemen yang dinilai tidak terbuka mengenai detail pendapatan Farel sejak awal karier hingga saat ini.
Baca Juga: Giorgino Abraham dan Yasmin Napper Putus, Ternyata Ini Alasannya...
Ia menilai, sebagai ayah kandung, dirinya berhak mengetahui secara rinci pengelolaan finansial sang anak.
“Ini bukan sekadar soal uang, tapi soal harga diri. Saya merasa peran saya sebagai ayah perlahan dihapus dari perjalanan sukses Farel. Publik hanya mendengar satu sisi cerita saja,” ungkap Pak Joko dalam narasi yang viral di akun tersebut.
Pak Joko juga menegaskan bahwa tuntutannya bukan dilandasi ambisi pribadi, melainkan bentuk tanggung jawab sebagai orang tua yang ingin memastikan hak-hak anaknya tidak diabaikan.
Ia mengaku selama ini merasa disingkirkan dari pengambilan keputusan strategis yang menyangkut masa depan Farel.
Konflik tersebut semakin sensitif karena menyangkut kondisi psikologis Farel yang masih di bawah umur.