Fiersa lantas membawa istrinya ke Pos Kesehatan KAI Gambir, sementara Ubay menahan sang sopir agar tidak kabur hingga polisi datang.
Saat polisi tiba, sopir tersebut mengatakan bahwa dirinya tak punya uang. Bahkan mobil yang dikendarainya bukanlah miliknya.
"Bagi saya bukan soal uang. Ini soal konsekuensi ketika berbuat kesalahan. Di satu sisi, bapak ini sudah sepuh,"
"Di sisi lain, justru karena dia sudah sepuh, jangan sampai ada korban lain akibat kelalaiannya. Saya tidak bisa membayangkan kalau tadi posisinya Kinasih tidak saya gendong dan ikut tergencet," imbuhnya.
Fiersa lantas menghubungi tim band nya untuk menjemput dan membawa Aqia ke rumah sakit.
Saat dilakukan pemeriksaan, beruntung Aqia tidak mengalami retak atau patah tulang. Namun proses pemulihannya tetap membutuhkan waktu yang cukup lama.
"Hanya beberapa hari ke depan kemungkinan akan terjadi pembengkakan akibat trauma pada otot," jelasnya.
Dikatakan Fiersa bahwa sang istri tak mau membawa kejadian ini ke jalur hukum.
"Akhirnya Bapak Penabrak dijatuhkan sanksi tilang dan penahanan STNK," tandasnya.
Laporan ke polisi pun telah dicabut. Namun tak mudah bagi Fiersa untuk memaafkan sopir yang telah menabrak istri dan menejernya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!