“Saya muncul ke publik hanya untuk meluruskan penggalan cerita yang dimanfaatkan untuk orang yang punya kepentingan,” imbuhnya.
Bahkan Fahmi membuka ruang diskusi bagi siapa saja yang ingin membahas terkait dengan permasalahan yang dihadapinya.
“Jika ingin berdiskusi, saya sangat terbuka dengan tujuan membahas sesuatu yang konteksnya edukasi dan bermanfaat,” sambungnya.
Di sisi lain, Fahmi seringkali divonis NPD (Narcissistic Personality Disorder) yaitu gangguan mental serius di mana seseorang memiliki perilaku merasa superior dan seolah kehidupan berpusat pada dirinya.
“Kebetulan saya dicap NPD. Saya dengan senang hati jika diundang oleh psikolog. Kebetulan saya sudah lama khawatir terindikasi,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!