SketsaNusanyara.id - Dewi Persik baru-baru ini mendapatkan kritikan pedas dari sejumlah netizen.
Dalam sebuah siaran langsung, Dewi Persik menyinggung bahwa bencana banjir di Aceh sudah1 didatangi presiden selama 3 kali namun Jember dan Lumajang tidak.
Dewi Persik menyebutkan jika bencana Jember dan Lumajang sama sekali belum didatangi presiden.
"Masih mending kalian Aceh didatangi presiden 3 kali,"ungkap Dewi Persik dikutip dari akun tiktok @Bennucoffeeroaster.
"Kita Jember Lumajang belum didatangi masih, tapi enggak berisik," imbuhnnya.
Rupanya Dewi Persik sampai melontarkan kritik tersebut sebab banyak pihak yang 'berisik' meminta bencana Aceh dan Sumatera dijadikan bencana nasional.
Baca Juga: Anak Resmi Dilantik Jadi Taruna Akmil, Dewi Perssik: Jangan Tinggalkan...
Atas pernyataan wanita yang akrab dipanggil DP tersebut maka ia banjir kritikan dan dianggap tak memahami konsep bencana nasional.
Pemilik akun tiktok tersebut memberikan alasan mengapa banyak pihak yang meminta agar bencana banjir Aceh dan Sumatera dijadikan bencana nasional.
"Anda bukan levelnya mengomentari hal yang begitu, anda levelnya joged-joged aja," tulis pemilik akun tiktok.
Lebih jauh ia menjelaskan mengapa masyarakat 'berisik' meminta agar bencana Aceh dan Sumatera dijadikan bencana nasional.
"Mengapa orang Aceh ingin bencana ini dijadikan bencana nasional agar bencana ini bisa dicari tahu permasalahannya itu apa," tegasnya.