Lebih lanjut, Teuku Ryan mengaku tak mau memikirkan terkait kerugian atas rumahnya yang hancur di kota Langsa, kelahirannya.
Ryan menganggap bahwa bencana alam yang terjadi itu tidak melulu soal keburukannya, namun juga ada hikmah dibaliknya.
Menurutnya, bencana banjir bandang yang disertai tanah longsor dan gempa tersebut membuatnya teringat ketika banjir bah di tahun 2008 silam.
Tetapi, musibah banjir sebesar ini baru pertama kali terjadi di Kota Langsa, Aceh yang hampir meluluhlantahkan semuanya tanpa sisa.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!