SketsaNusantara.id - Rumah produksi Falcon Pictures kembali menyiapkan pengerjaan film komedi terbaru dari waralaba Warkop DKI Reborn.
Dalam informasi yang dibagikan melalui unggahan Instagram @abbasarap.id, pihak produksi memastikan adanya perubahan formasi pemain, khususnya pada karakter Dono yang sebelumnya diperankan Abimana Aryasatya.
Pada versi terbaru ini, posisi Dono akan diisi oleh komedian sekaligus presenter, Desta.
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan tersebut dijelaskan bahwa Falcon Pictures berkomitmen meneruskan waralaba komedi legendaris Warkop DKI Reborn dengan formasi baru.
“Falcon Pictures siap memproduksi entri terbaru dari waralaba ‘Warkop DKI Reborn’. Setelah mengalami pergantian seluruh pemeran di film ketiga dan keempat, pada film kelima ini formasi kembali ke awal yakni Vino G Bastian sebagai Kasino dan Tora Sudiro sebagai Indro,” tulis akun tersebut yang telah dilansir oleh SketsaNusantara.id.
Pergantian tersebut menunjukkan bahwa dua tokoh ikonik, Kasino dan Indro kembali dimainkan oleh aktor-aktor yang sebelumnya telah dikenal publik dalam peran tersebut.
Namun, perubahan paling mencolok justru terjadi pada tokoh Dono. Dalam keterangan resmi yang diunggah @abbasarap.id, produser menyayangkan keputusan Abimana Aryasatya yang memilih tidak kembali memerankan Dono.
“Sayangnya Abimana Aryasatya tidak lagi terlibat sebagai Dono sehingga perannya digantikan oleh Desta,” jelasnya.
Produser Frederica menjelaskan bahwa pihak Falcon sebenarnya sudah menawarkan kembali peran Dono kepada Abimana. Namun, aktor tersebut menyatakan ketidaktertarikannya untuk memerankan Dono lagi.
Baca Juga: Prilly Latuconsina Bikin Gemas! Curhat Masih Dibeliin Baju Doraemon oleh Mama Meski Sudah Kepala 3
“Untuk Abimana kami sudah sempat menawarkan (kembali menjadi Dono). Tapi memang yang bersangkutan sudah tidak berminat. Jadi kami move on dan mencari pemain baru untuk memerankan Dono,” ditegaskan melalui kutipan langsung dalam unggahan tersebut
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa meskipun ada usaha untuk mempertahankan kontinuitas pemeran, pihak produksi akhirnya memilih langkah adaptif demi kelanjutan proyek film.