Ia memahami bahwa sikap tersebut bisa saja membuat banyak pihak merasa tersinggung, terganggu, atau bahkan dirugikan oleh pemberitaan yang beredar.
Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf dengan penuh ketulusan kepada siapa pun yang terdampak oleh situasi tersebut.
Salah satu poin penting dalam unggahan klarifikasi tersebut adalah pernyataan resmi bahwa dirinya dan Pratama Arhan sudah berpisah sejak lama.
“Aku dan mantan suami telah berpisah secara agama sejak akhir Juni 2025. Keputusan ini diambil dengan matang, dewasa, dan bukan hal yang mudah bagi kami masing-masing,” jelasnya.
Azizah juga menegaskan bahwa perceraian yang terjadi bukanlah akibat konflik maupun tekanan dari pihak luar.
Ia menyampaikan bahwa keputusan berpisah merupakan kesepakatan bersama yang dianggap sebagai jalan terbaik demi kedamaian dan pertumbuhan masing-masing.
Ia menuturkan bahwa hubungan mereka berakhir dengan baik, tanpa adanya paksaan maupun sikap saling menjatuhkan.
Azizah menekankan bahwa keputusan berpisahnya diambil setelah proses panjang dan pertimbangan matang.
“Keputusan berpisah diambil setelah proses panjang, usaha, dan pertimbangan matang dari kedua belah pihak,” katanya.
Azizah menegaskan bahwa ia akan bertanggung jawab atas pilihannya tanpa menyeret pihak lain.
“Aku bertanggung jawab atas bagian aku, tanpa perlu membawa nama siapa pun,” ucap Azizah.
Ia menolak memperinci hal-hal pribadi yang selama ini dipertanyakan publik.
“Aku tidak akan menjelaskan secara detail apa pun karena hal tersebut tetap menjadi ranah pribadi,” jelasnya lagi.