SketsaNusantara.id – Ivan Gunawan sedang membangun mesjid di negeri Sakura Jepang sehingga ia membutuhkan dana yang sangat besar.
Untuk pembangunan mesjid yang diberi nama Masjid As-Sholihin di Yokohama Jepang tersebut ia harus mencari dana, salah satunya dengan menjual koleksi tas-tas mewahnya.
Sampai akhirnya, salah satu tas miliknya dengan merk Hermes Croco dengan harga fantastis Rp 500 juta tersebut dibeli oleh Raffi Ahmad.
Baca Juga: Fahmi Bo Akan Menjalani Operasi, Raffi Ahmad Minta Doa: Semoga Semua Prosesnya Dilancarkan
"Aku datang ke lokasi pakai tas itu, tadinya aku mau gimmick doang masuk, terus aku cerita sama Aa Raffi kalau aku lagi bantuin pembangunan masjid di Jepang di Yokohama," ungkap Igun terkait tas mewahnya yang dibeli Raffi dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Reyben Entertainment.
"Terus dia nanya mau dijual harga berapa, terus aku bilang mau dijual Rp 500 juta dan dia juga berniat memang mau ngebangun mesjid juga dan dipastikan mama Amy (ibu Raffi) juga suka tas itu," imbuhnya.
Berawal dari sanalah kemudian Raffi Ahmad resmi membeli tas bernilai ratusan juta tersebut yang akan diperuntukkan untuk sang ibu, Amy Qanita.
"Jadi Alhamdulillah rezeki buat kita semua, jadi aku merasa Allah itu baik banget sama aku," tegasnya.
Ivan Gunawan mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas terlaksananya niat baik ini.
Ia memastikan bahwa seluruh uang hasil penjualan tas mewah tersebut disalurkan melalui Yayasan Cinta Qur'an Foundation yang menginisiasi pembangunan masjid di Jepang.
Tas yang dibeli Raffi Ahmad ini merupakan salah satu koleksi high-end milik Igun, yang meskipun dibanderol dengan harga fantastis, namun kini memiliki nilai amal yang jauh lebih besar.
Di sisi lain, Raffi Ahmad dan istrinya , Nagita Slavina, mengaku bahwa keputusannya membeli tas tersebut bukan hanya sekadar mendukung sahabat, melainkan juga untuk menunaikan janji lama yang ia miliki.
Raffi menceritakan bahwa ia dan Nagita Slavina pernah bernazar untuk membangun masjid jika rezeki mereka dilebihkan oleh Tuhan, namun niat tersebut belum sempat terealisasi namun kini ia menjadi pihak yang memuluskan niat baik Ivan untuk membangun mesjid.***