SketsaNusantara.id - Duka yang menyelimuti Jerome Polin dan keluarga belum usai.
Kepergian sang papa, Marojahan Sintong Sijabat secara tiba-tiba masih menjadi takdir yang mengejutkan bagi keluarga.
Sang istri, Chrissie Rahmeinsa, membagikan cerita detik-detik kepergian Marojohan Sijabat.
Dalam ibadah penghiburan yang digelar pada Sabtu, 1 November 2025 sore kemarin, Chrissie mengatakan bahwa secara tiba-tiba, Marojohan merasakan sakit di area perutnya.
Saat itu mereka tengah berada di Batu, Malang. Marojohan yang ditemani oleh Chrissie tengah menjalankan tugas pelayanan di kota tersebut.
"Tiba-tiba dia merasakan perutnya seperti melilit. Tapi melilitnya enggak hilang-hilang dan terasa makin sakit gitu," ungkap Chrissie, dilansir dari akun Tiktok Cerita Viral.
Karena rasa sakit yang tak kunjung reda dan semakin parah, orang tua Jerome memutuskan untuk pergi ke IGD terdekat yang berada di Batu.
Namun rumah sakit yang mereka tuju memiliki keterbatasan alat, sehingga penyakit Marojohan tidak diketahui secara pasti. Saat itu ayah Jerome hanya diberi obat anti nyeri.
Hingga akhirnya, Marojohan dirujuk ke National Hospital Surabaya. Setelah dilakukan CT Scan, diketahui bahwa Marojohan ada sumbatan di usus akibat gumpalan darah atau clot.
Baca Juga: Kabar Duka: Ayah YouTuber Jerome Polin, Marojahan Sintong Sijabat, Meninggal Dunia
Dikatakan Chrissie bahwa Marojohan sudah dijadwalkan untuk menjalani operasi pada hari Kamis, 30 Oktober 2025 kemarin.
Sebelum dilakukan operasi, kondisi Marojohan semakin menurun bahkan kritis.