Komentar senada juga kembali muncul dari pengguna lain yang menilai influencer itu terlalu sering menciptakan sensasi bukan prestasi.
“Tiap ke acara ginian yang diomongin perihal kelakuannya yang suka selingkuh dan sekarang malah rasis,” kritik pengguna X lainnya.
“Untuk negara yang taglinenya diversity, kok rasis banget ya,” sindir warganet lain.
Pernyataan Jule memunculkan diskusi lebih luas tentang pentingnya edukasi publik soal sensitivitas dalam keberagaman. Ungkapan yang bernada diskriminatif dan merendahkan identitas etnis, bahkan dalam konteks bercanda, tetap bisa melukai banyak pihak.
Sebagai figur publik dengan jumlah pengikut besar, setiap pernyataan memiliki dampak panjang. Kesalahan kecil di masa lalu bisa kembali menjadi sorotan ketika reputasi seseorang sedang berada di ujung tanduk.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Jule terkait video tersebut. Publik masih menunggu apakah ia akan menyampaikan klarifikasi atau permintaan maaf kepada masyarakat Papua.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!