showbiz

Chef Devina Hermawan Tanggapi Dugaan Foto Dicuri, Langkahnya Tuai Pujian Warganet

Rabu, 8 Oktober 2025 | 12:30 WIB
Chef Devina Hermawan menanggapi dengan elegan dugaan penggunaan foto siomay miliknya oleh akun Pawon Cetar di Shopee. (Instagram/@devinahermawan)

Tak sedikit pula yang menyayangkan tindakan pihak yang menggunakan foto milik orang lain untuk kepentingan komersial, apalagi jika dilakukan oleh figur publik.

Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Bela Program MBG di Tengah Sorotan Kasus Keracunan Ribuan Siswa

Tak lama setelah klarifikasi tersebut, Chef Devina kembali membuat unggahan baru di akun Instagram-nya pada Selasa, 7 Oktober 2025.

Kali ini, unggahan itu berisi tangkapan layar dari kanal YouTube miliknya yang menampilkan berbagai resep siomay populer. Dalam caption-nya, Chef Devina menulis:

“Pilih naga atau siomay? 9 naga 9 siomay 9 resep siomay populer & teruji Devina Hermawan. Kalau kamu udah cobain buat jualan atau buat keluargamu resep yang mana aja? 9 pemenang beruntung akan dipilih secara acak! Temukan resep-resep populer lainnya di YouTube dengan kata kunci pencarian: Devina Hermawan [nama resep].”

Baca Juga: Farida Nurhan Ungkap Perjalanan Hidup dan Doa Haru untuk Putrinya, Permesta Dhyaz: Bahagialah Selalu Dirimu

Langkah Chef Devina tersebut dinilai oleh banyak netizen sebagai bentuk respons yang sangat cerdas, dan elegan dalam menyikapi situasi yang tengah ramai diperbincangkan.

Alih-alih memperpanjang perdebatan, Chef Devina justru memanfaatkan momentum untuk kembali mempromosikan karya dan resep-resepnya yang sudah teruji.

Sebelumnya, dugaan penggunaan foto tanpa izin tersebut bermula dari promosi produk siomay frozen di platform e-commerce.

Tampak foto siomay yang identik dengan hasil karya Chef Devina digunakan untuk promosi produk kuliner Pawon Cetar.

Foto tersebut bahkan diketahui telah diberi logo usaha kuliner milik Aisyahrani, seolah-olah merupakan hasil produksi timnya sendiri.

Padahal, gambar itu sebenarnya berasal dari video resep YouTube Chef Devina yang diunggah sekitar tiga tahun lalu dan telah ditonton jutaan kali oleh penonton setianya.

Kasus ini pun sempat menimbulkan perdebatan hangat di platform media sosial, banyak warganet ikut menyuarakan pendapat dan pandangan mereka terkait persoalan yang terjadi.

Banyak warganet yang menilai tindakan tersebut kurang etis dan menyinggung soal hak kekayaan intelektual (HAKI) di dunia digital.

Apalagi, foto dan video yang digunakan untuk keperluan promosi komersial seharusnya melalui izin pemilik konten asli.

Halaman:

Tags

Terkini