Selain tak bisa melakukan beberapa hal pasca operasi, otot-otot yang ia dapatkan juga mulai hilang lantaran telah lama tidak jim selama proses pemulihan.
Ketika harus belajar duduk dan lainnya dari awal. Kini penari kelahiran 10 Agustus 2009 ini sudah mulai nyaman dengan aktivitas di rumahnya seperti berdiri, atau pun naik-turun tangga.
“Walaupun ya memang agak pegel dan agak sedikit kaku ya, tapi it’s getting better,” tuturnya.
Meskipun harus memiliki luka operasi di punggung. Perjalanannya untuk melewati hal-hal berat membuatnya bersyukur dan bangga lantaran cukup kuat menghadapi rasa sakit dari gangguan skoliosis.
Dan tentunya, penari dari Jakarta tersebut berterima kasih pada sang ayah dan orang-orang sekelilingnya yang membuatnya mampu melewati semua itu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!