“Ketika dicoba dilerai sama masyarakat di sekitar, pelaku berkata, saya anggota, saya anggota,” tambahnya.
Karena pernyataan itu, warga sekitar akhirnya membiarkan pelaku pergi. Faisal kemudian harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit dan membuat laporan ke kepolisian.
Dalam unggahannya, Haykal juga menekankan pentingnya keadilan.
“22 September 2025 kemarin, terjadi tindak kekerasan di depan anak kecil yang dilakukan oleh seseorang yang mengaku sebagai ‘anggota’. Sebagai warga yang taat hukum, kami memilih untuk melakukan visum dan melaporkan kasus ini ke pihak berwajib dengan bukti-bukti yang ada. ‘Anggota’ apapun itu gak seharusnya melakukan kekerasan,” tulisnya dalam caption.
Baca Juga: Mayang Unggah Kedekatannya dengan Doddy Sudrajat, Sebut Bahwa Ayahnya adalah Sosok yang Luar Biasa
Haykal juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan warganet yang telah memberi perhatian besar terhadap kasus ini.
“Atensi publik sangat luar biasa, sehingga kasus ini bisa mendapatkan perhatian yang sangat serius,” katanya.
Meski Kala tidak terkena pukulan secara fisik, Haykal menyoroti dampak psikologis yang mungkin timbul. Melihat aksi kekerasan langsung di depan mata tentu bukan hal yang mudah bagi anak seusianya. Hal ini menjadi alasan keluarga mendorong agar kasus tersebut segera ditangani secara hukum.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!