showbiz

Ira Wibowo Ziarah ke Makam Leluhur di Madiun, Ungkap Sejarah Keluarga Bangsawan yang Punya Makna Mendalam

Rabu, 17 September 2025 | 07:30 WIB
Ira Wibowo berziarah ke makam leluhur di Madiun, mengenang sejarah keluarga bangsawan penuh nostalgia. (Instagram/irawbw)

 

SketsaNusantara.id – Aktris senior Ira Wibowo baru-baru ini menyempatkan diri untuk berziarah ke makam leluhurnya di Madiun, Jawa Timur.

Dalam unggahannya di Instagram, Ira membagikan momen ketika ia mengunjungi makam keluarga besar serta menceritakan sejarah panjang yang terkait dengan kota tempat lahir ayahnya tersebut.

"Setelah acara menari di Solo, aku sempatkan untuk mampir ke Madiun, kota kelahiran alm Papa dan tempat makam keluarga…kali ini, bunga yg kugunakan dan terima saat menari, kupersembahkan untuk eyang2ku," tulis Ira dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @irawbw.

Baca Juga: Ira Wibowo Kenang Sosok Mendiang Sang Ayah saat Belajar Tari Jawa, Kini Tampil Perankan Istri Gatotkaca

Ia juga mengungkap bahwa meski tidak sempat mengenal secara langsung beberapa leluhurnya, momen ziarah tersebut tetap memberikan kesan emosional yang begitu dalam.

Di sela-sela unggahan foto yang dibagikan, Ira terlihat membawa bunga untuk diletakkan di makam keluarga. Ia pun mengungkapkan rasa syukur bisa berziarah meski waktunya singkat.

"Sungguh bahagia rasanya bisa berdoa di sana…selain ke makam keluarga, aku juga nyekar ke makam leluhur," tulisnya.

Baca Juga: Ira Wibowo Ceritakan Pengalamannya Mendaki Gunung Rinjani, Ternyata di Baliknya Ada Kisah Mistis

Ziarah ke makam leluhur menjadi cara Ira untuk mengenang sejarah panjang keluarganya di Madiun sekaligus bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang berjasa dalam perjalanan hidup keluarga besar tersebut.

"Selain ke makam keluarga, aku juga nyekar ke makam leluhur (Pangeran Timur/Ronggo Jumeno)," katanya.

Ira menyebut bahwa keluarga besar dari pihak ayahnya adalah keturunan bangsawan yang cukup terpandang di Madiun. Salah satu bukti sejarah tersebut terlihat dari adanya sebuah jalan yang menggunakan nama eyang kakungnya, Pangeran Timur/Ronggo Jumeno.

"Selanjutnya aku sengaja mendatangi jalan Hirjan…jalan yg diberi nama Eyang Kakungku. Rumah kami dulu juga masih berdiri di sana sejak 1917…sayang skrg tidak menjadi milik keluarga lagi, krn tdk ada lagi yg msh tinggal di Madiun," ungkap Ira dengan nada penuh nostalgia.

Tak hanya berziarah, Ira juga sempat menyebutkan rencana menikmati kuliner khas Madiun yang terkenal.

Halaman:

Tags

Terkini