Baginya, langkah tersebut merupakan kemenangan kecil dalam menjaga prinsip yang diperjuangkan.
Meski akhirnya tetap tampil di Pestapora 2025, Kunto Aji mengambil keputusan berbeda dari jadwal semula.
Ia memutuskan hanya mengisi satu panggung dan membatalkan penampilan di panggung SamaSama. Keputusan itu ia jelaskan sebagai bentuk konsistensi atas sikapnya sejak awal.
Kunto Aji juga menekankan bahwa kesempatan tampil tersebut tidak ia gunakan sepenuhnya untuk hiburan semata.
Ia menyebut panggung yang tersisa akan dimanfaatkannya untuk menyuarakan krisis iklim sebagai bagian dari Music Declares Emergency Indonesia.
Dengan cara itu, ia ingin menjadikan momen penampilannya bukan sekadar hiburan, tetapi juga ruang penyadaran bagi publik.
Selain mengurangi jumlah panggung, Kunto Aji juga menyatakan bahwa seluruh honor yang diterimanya dari Pestapora 2025 akan ia donasikan.
“Dan menyumbangkan semua pendapatan saya dari panggung ini ke mereka, sekian. Terima kasih,” tulisnya menutup pernyataan.
Sikap tersebut mendapat perhatian luas, terutama di tengah ramainya pembicaraan soal keterlibatan sponsor perusahaan tambang dalam acara musik.
Sejumlah musisi lain juga diketahui memilih mundur dari daftar penampil sebagai bentuk protes.
Merespons situasi tersebut, pihak penyelenggara Pestapora akhirnya mengumumkan penghentian kerja sama dengan PT Freeport Indonesia.
Mereka memastikan acara yang berlangsung pada 6 dan 7 September 2025 tidak lagi memiliki keterkaitan dengan perusahaan tambang tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!