SketsaNusantara.id- Jaja Miharja dikenal sebagai artis senior yang telah berkiprah di dunia hiburan sejak tahun 1960-an.
Perjalanan karier Jaja Miharja diawali dari Orkes Melayu, lalu melebarkan sayap ke dunia komedi serta perfilman.
Bahkan, Jaja Miharja dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma oleh Presiden atas dedikasinya baru-baru ini.
Penganugerahan Tanda Kehormatan tersebut diberikan presiden Prabowo Subianto pada 25 Agustus lalu.
Tak tanggung-tanggung, nama Ja'un S. Mihardja berada di urutan paling atas dalam daftar nama penerima di situs presidenri.go.id.
Selain Jaja, ada 7 nama seniman lain yang juga ikut menerima penghargaan tersebut.
Beberapa diantaranya adalah Slamet Rahardjo, Waldjinah, I Nyoman Nuarta, Idris Sardi, Mochtar Lubis, Prof. Dr. Sukmono Hadi, serta Gombloh.
Komedian dengan jargon khas "Apaan Tuh" ini merasa sangat bahagia karena kontribusinya di dunia seni diakui oleh negara.
Ia pun mengenang bagaimana dulu orang-orang yang meremehkannya saat baru masuk fase merintis karier.
Ada yang menyebutnya tidak dapat menyanyi lantaran suaranya dianggap fals.
"Dulu ada yang bilang, 'Apa bisa nyanyi lo? Suara lo fals'. Tapi Ayah (panggilan akrab buat Jaja Miharja) maju terus, akhirnya bisa rekaman. Banyak album Ayah," curhatnya, seperti dikutip dari kanal Youtube @TRANSTV Official oleh SketsaNusantara.id pada Kamis, 28 Agustus 2025.