“Meski ngga setiap hari naik KRL, tapi sekarang saya bisa hemat lebih dari Rp 5 juta lho tiap bulan,” ungkapnya.
Baca Juga: Sidang Perceraian Pratama Arhan dan Azizah Salsa, Anak Petinggi Pemerintahan adalah Pengalihan Isu?
Selain efisiensi biaya, Adrian juga menyoroti keuntungan kesehatan. Setelah turun di Stasiun Palmerah, ia masih berjalan kaki sekitar lima menit menuju kantor.
“Hemat waktu, hemat ongkos, dan tetap sehat karena banyak jalan,” tambahnya.
Video yang dibagikan Adrian ternyata memantik antusiasme warganet. Banyak yang menilai cara tersebut bisa menjadi inspirasi bagi pekerja lain, terutama yang sering mengeluhkan macetnya rute Bintaro–Jakarta.
“Mantapp mas,, biar bisa dicontoh nanti sama yg kmrn ngeluh macet dr Bintaro ke Senayan,” tulis akun @tintonyn.
Komentar ini merujuk pada isu yang sempat ramai sebelumnya tentang seorang pejabat yang mengeluhkan macet dari Bintaro ke Senayan.
“Mas Adrian ajakin temennya sekalian … kasian katanya macet sampe butuh penginapan 3jt sebulan x 26 hari jd 78jt sebulan,” komentar dari akun @fitriazainuri.
Komentar-komentar tersebut memperlihatkan bahwa langkah Adrian dianggap realistis, inspiratif, sekaligus menjadi bahan refleksi terkait gaya hidup pekerja di Jakarta.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!