Melalui rekaman itu tampak jelas dua orang pelaku berhasil masuk dengan leluasa sampai ke area teras rumah, kemudian membawa lari sebuah sepeda motor.
Menurut penuturan Denise, sepeda motor yang berhasil dibawa kabur oleh pelaku bukanlah miliknya secara pribadi, melainkan kendaraan milik salah satu karyawannya yang bernama Hesti.
Kendaraan itu adalah Honda Beat keluaran 2024 berwarna abu-abu silver dengan nomor polisi F 4753 FJP, yang saat dicuri masih dalam kondisi terkunci stang.
“Pelakunya masuk dengan percaya diri sekali, padahal wajahnya jelas terekam CCTV. Mereka hanya butuh waktu sekitar 30 detik sampai 1 menit untuk membawa kabur motor,” ujar Denise saat memberikan keterangan di Polres Jakarta Selatan.
Kerugian dan Rasa Trauma
Akibat kejadian itu, Hesti selaku pemilik motor harus merelakan kendaraannya yang ditaksir senilai Rp 18 juta raib.
“Kerugiannya sekitar Rp 18 juta,” tutur Hesti.
Denise sendiri mengaku trauma dengan peristiwa tersebut. Ia menuturkan kini semakin waspada karena tinggal hanya berdua dengan anaknya.
“Kalau dulu saya masih bisa bercanda soal kehilangan, sekarang takut, apalagi kalau anak saya kebetulan ada di luar rumah saat kejadian,” katanya.
Meski dirinya masih berusaha menenangkan diri setelah peristiwa pencurian itu, Denise tetap sempat berkelakar dengan gaya khasnya ketika menyinggung soal ulah para pelaku.
Dalam rekaman CCTV, terlihat salah satu perampok menutup kembali pagar rumah usai berhasil masuk.
“Malingnya sopan,” ucap Denise dengan nada sinis.