Sejak saat itu, Mpok Alpa mulai dikenal dengan nama yang melekat pada dirinya hingga akhir hayat, Mpok Alpa.
Popularitas yang datang secara tak terduga itu membuka pintu lebar-lebar bagi Mpok Alpa ke industri hiburan profesional tanah air.
Berawal dari diundang ke berbagai program televisi, Mpok Alpa kemudian menjadi langganan di acara-acara komedi dan variety show populer seperti Opera Van Java, Pagi-Pagi Pasti Happy, hingga FYP di Trans7, tempat ia menjadi presenter bersama sahabat-sahabatnya, Raffi Ahmad dan Irfan Hakim.
Di balik layar kaca, Mpok Alpa dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan tidak ingin merepotkan orang lain, hal ini terbukti dari keputusannya untuk merahasiakan penyakit kanker yang dideritanya.
Menurut Raffi Ahmad dan Irfan Hakim, Mpok Alpa selalu berusaha tampil ceria dan bugar saat syuting, bahkan ketika ia sedang merasakan sakit yang luar biasa sebab Ia tak ingin orang lain iba atau mengasihani kondisinya.
Kini Mpok Alpa sudah pergi dan kepergian Mpok Alpa di tengah puncak kariernya menjadi kehilangan besar bagi dunia hiburan Indonesia.
Ia bukan hanya sekadar komedian yang sukses mengocok perut, tetapi juga sosok inspiratif yang menunjukkan bahwa talenta dan kerja keras bisa mengubah nasib. Selamat jalan mpok.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!