showbiz

Ari Lasso Geram karena Royalti Lagunya yang Senilai Puluhan Juta Hanya Dibayar WAMI Sebesar Rp700 Ribu, Sudah Begitu Salah Transfer Pula...

Kamis, 14 Agustus 2025 | 09:00 WIB
WAMI salah transfer royalti lagunya yang harusnya puluhan juta malah dibayar Rp700 ribu, salah transfer pula, Ari Lasso meradang. (Instagram.com/@arilasso)

 

SketsaNusantara.id - Viral penyanyi Ari Lasso mengeluhkan adanya kesalahan terkait pembayaran royalti lagunya.

Komplainnya itu diadukan kepada Wahana Musik Indonesia (WAMI), yakni lembaga Manajemen Kolektif (LMK) yang berkewajiban mengelola serta mengumpulkan royalti lagu milik anggotanya.

Dilansir oleh tim SketsaNusantara.id melalui akun Instagram @ari_lasso, mantan vokalis Dewa 19 ini mengunggah foto surat pemberitahuan terkait royalti dari WAMI pada 11 Agustus 2025.

Baca Juga: Immanuel Manurung Sulap Trailer Animasi Merah Putih One For All Jadi Lebih Modern Hanya dengan AI, Netizen Ikut Beri Respon Begini...

Namun ketika dibaca dengan teliti, royalti lagu yang seharusnya diterima senilai puluhan juta itu hanya ditransfer sekitar Rp700 ribuan saja.

“Saya bingung membaca dari sekian puluh juta yang menetes hanya Rp700ribu,” tulis akun Instagram @ari_lasso dikutip oleh tim redaksi.

Selain itu yang paling bikin Ari Lasso geram, uang itu tidak ditransfer ke rekeningnya melainkan ke rekening orang lain atas nama Muthoillah Rizal Affandi.

Baca Juga: Gara-gara Stoking Bolong Saat Konser Ayu Ting Ting Kembali Dirujak Netizen, Lubangnya Itu Lho Gede Banget

“Kekonyolan yang paling hebat adalah Anda transfer ke Rekening 'Mutholah Rizal',” geram pelantun lagu ‘Hampa’ ini.

Menurut mantan suami dari Vita Dessy Catur Purnama ini, WAMI merupakan lembaga dengan manajemen yang sangat buruk.

“Sebuah lembaga dengan manajemen yang (maaf) sangat buruk dan sangat berpotensi merugikan negara, dalam hal ini Dirjen Pajak, dan yang pasti merugikan banyak musisi yang menjadi anggota Anda,” lanjutnya.

Baca Juga: Masih Berjuang Cerai dari Istri, Ini Sebab Andre Taulany Justru Dijodohkan Netizen dengan Dilan Janiyar

Ari mencurigai adanya ‘permainan’ yang sengaja diatur oleh pihak terkait dan berharap lembaga negara bisa segera memeriksanya.

Halaman:

Tags

Terkini