Awalnya, dokter menanamkan dua embrio dengan prediksi bahwa salah satunya kemungkinan tidak akan berkembang.
Tetapi ternyata, dua embrio tersebut sama-sama hidup dan terlahir sebagai bayi kembar dengan jenis kelamin laki-laki.
Mengenai sisa embrio yang belum dipakai, Ustadz Dennis Lim memilih menyimpannya di dalam kulkas khusus di rumah sakit.
Ia mengaku kalau harga sewanya saja mencapai Rp 5 juta per tahun dan masih berencana untuk menambah anak lagi.
Tetapi dirinya ingin agar setelahnya sang istri bisa melahirkan dengan normal, tanpa harus melalui IVF.
Suami Yunda Faisyah pun mengatakan harapannya bahwa dirinya memang ingin punya banyak anak.
"Kalau saya pengin yang ada di... sebisa mungkin sebanyak-banyaknya ya, 17. Tapi kata Allah punya berapa, ya kita cuman bisa ngikutin aja, ikhtiarin aja terus. Pengin sebanyak-banyaknya," tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!